Gubernur Bali Pantau Ketat Lalu Lintas Wisatawan Nataru Bali di Bandara Ngurah Rai
Gubernur Bali Wayan Koster memantau langsung Lalu Lintas Wisatawan Nataru Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai, memastikan kesiapan layanan dan menargetkan peningkatan kunjungan wisman.
Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan inspeksi langsung terhadap situasi lalu lintas wisatawan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, pada Minggu (28/12). Pengecekan ini dilakukan dalam rangka memantau kesiapan Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para pelancong yang masuk maupun keluar Pulau Dewata.
Kunjungan Gubernur Koster bertujuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh kesiapan pelayanan bandara menghadapi lonjakan kedatangan wisatawan. Baik wisatawan mancanegara maupun domestik menjadi fokus utama dalam pengawasan ini. Koordinasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menjadi bagian penting dari agenda tersebut.
"Saya bersama pemangku kepentingan di Bandara I Gusti Ngurah Rai mengecek kesiapan pelayanan di Bandara Ngurah Rai ini dalam rangka menghadapi kedatangan wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik ke Provinsi Bali," ujar Koster di Kabupaten Badung. Pengecekan ini diharapkan dapat menjamin pengalaman berlibur yang optimal bagi semua pengunjung.
Proyeksi Peningkatan Kunjungan Wisman di Periode Nataru
Meskipun total penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada periode Posko Nataru (15-26 Desember 2025) tercatat 811.170 penumpang, jumlah ini masih di bawah periode yang sama tahun 2024. Namun, Gubernur Koster mengungkapkan data positif terkait kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang menunjukkan tren peningkatan signifikan. Lalu lintas wisatawan Nataru Bali untuk wisman diproyeksikan akan terus naik.
Hingga 26 Desember 2025, jumlah kumulatif kunjungan wisman telah mencapai 6,9 juta, melampaui angka 6,3 juta pada tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan daya tarik Bali yang kuat di mata turis internasional. "Sudah meningkat 600 ribu, perkiraan kami tadi menghitung sampai tanggal 31 Desember, jadi 27-31 lima hari itu akan bertambah, karena kedatangannya itu rata-rata per hari antara 23 ribu-24 ribu hitungannya berarti akan ada penambahan lagi 120 ribu orang wisatawan mancanegara," jelas Koster.
Dengan proyeksi tersebut, Gubernur Koster optimis total kunjungan wisman sepanjang tahun 2025 akan menyentuh angka 7,05 juta atau naik 700 ribu kunjungan dari 2024. Sementara itu, untuk wisatawan domestik, kunjungan pada tahun 2024 sebanyak 10,1 juta, namun tahun 2025 diperkirakan menurun sebab hingga saat ini baru di angka 9,4 juta.
Optimalisasi Pelayanan dan Fasilitas Bandara
Selain memantau Lalu Lintas Wisatawan Nataru Bali, Gubernur Koster juga menyoroti kesiapan operasional maskapai penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Bandara ini siap melayani 44 rute penerbangan internasional dan 23 rute domestik, menunjukkan kapasitas yang memadai. Pemprov Bali, yang menjadikan wisman sebagai pasar utama, berkomitmen memastikan proses masuk tidak rumit.
Peningkatan kualitas pelayanan menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan bandara. "Saya rapat dengan pemangku kepentingan bandara meminta untuk meningkatkan kualitas pelayanan, di imigrasi sudah sangat bagus," kata Koster. Proses keimigrasian kini lebih efisien, dengan waktu penyelesaian kurang dari 2 menit untuk paspor elektronik dan sedikit lebih lama untuk paspor biasa.
Efisiensi juga terlihat pada penanganan bagasi dan bea cukai. Waktu tunggu bagasi yang sebelumnya mencapai 1,5 jam kini dapat dipersingkat menjadi 47 menit, termasuk proses imigrasi. Ditambah 10 menit untuk bea cukai, total waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 57 menit. Ini merupakan peningkatan signifikan yang mendukung kelancaran Lalu Lintas Wisatawan Nataru Bali.
Jaminan Keamanan dan Kenyamanan Liburan di Bali
Pemerintah Provinsi Bali memastikan bahwa berdasarkan pemantauan langsung dan rapat koordinasi, lalu lintas wisatawan selama periode Posko Nataru akan berjalan lancar. Aspek keamanan wisatawan selama berlibur di Bali juga menjadi prioritas utama. Semua pihak terkait telah berkoordinasi untuk menjamin pengalaman liburan yang aman dan nyaman.
Kesiapan layanan karantina juga telah dipastikan, menunjukkan komitmen Bali dalam menjaga kesehatan publik. Gubernur Koster telah memberikan arahan tegas untuk meningkatkan penyelenggaraan layanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai menjelang Tahun Baru 2026. Hal ini mencakup penambahan personel, perpanjangan jam layanan, serta peningkatan koordinasi antarlembaga.
"Karantina juga sudah siap semua, saya sudah menggariskan arahan agar dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 ini penyelenggaraan layanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai ditingkatkan dengan menambah personel dan juga jam waktu layanan serta koordinasi dengan sebaik-baiknya," tegas Koster. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Sumber: AntaraNews