LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Grab raup dana segar Rp 26 triliun, Uber makin merana

Uber tengah tersudutkan dalam bisnis transportasi online dunia. Di mana, para pesaingnya semacam Didi Chuxing asal China tengah berekspansi melalui kepemilikan dana besarnya. Kerja sama Didi dan SoftBank juga terjadi di India melalui aplikasi pesaing Uber di sana, yakni Ola.

2017-07-25 10:33:19
Uber Technologies
Advertisement

Uber tengah tersudutkan dalam bisnis transportasi online dunia. Di mana, para pesaingnya semacam Didi Chuxing asal China tengah berekspansi melalui kepemilikan dana besarnya.

Dilansir dari CNN, Selasa (25/7), Didi Chuxing bersama SoftBank menyuntikkan dana segar sebesar USD 2 miliar atau setara Rp 26 triliun ke Grab. Didi sebelumnya juga telah membeli kepemilikan bisnis Uber di China senilai USD 7 miliar.

Grab memiliki bisnis di 65 kota di 7 negara di Asia Tenggara yakni Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Myanmar. Suntikan dana dari Didi dan SoftBank ini bukan yang pertama kali.

Kerja sama Didi dan SoftBank juga terjadi di India melalui aplikasi pesaing Uber di sana, yakni Ola. Grab mengatakan suntikan dana ini masih dapat bertambah senilai USD 500 juta.

"Suntikan modal ini akan menjadikannya aksi korporasi terbesar di Asia Tenggara," klaim Grab.

Uber sejauh ini telah mati-matian bertahan melawan para aplikasi pesaing lokal. Selain menjual asetnya di China, Uber turut melepas bisnisnya di Rusia dan negara disekitarnya ke perusahaan transportasi online Yandex. Uber turut menutup bisnisnya di Denmark pada April lalu.

Nestapa Uber tidak hanya berhenti di sana. Sang bos dan pendiri Uber, Travis Kalanick, juga telah mengundurkan diri pada akhir Juni lalu seiring terjerat masalah pelecehan seksual.

Baca juga:
Tarif mulai diatur, Uber paparkan manfaat layanannya
Uber dituding 'mencuri' upah sopir di New york
Kisah miris bos Uber jatuh bangun dirikan usahanya
Uber resmi uji coba taksi tanpa pengendara di Amerika Serikat
Toyota dan Uber jalin kerjasama yang menguntungkan pelanggan
Uber: Masa depan transportasi, banyak orang sedikit mobil
Ratusan sopir taksi demo Uber dan GrabTaxi di Denpasar ?

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.