LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Global Bond BUMN Dinilai Bakal Bantu Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Mantan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng mengatakan, saat ini merupakan kondisi yang tepat bagi BUMN untuk merilis global bond untuk menyerap lebih banyak aliran dana masuk ke Indonesia. Selain itu, global bond juga menjadi salah satu upaya memperkuat nilai tukar Rupiah.

2020-05-18 16:43:18
Tanri Abeng
Advertisement

Mantan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng mengatakan, saat ini merupakan kondisi yang tepat bagi BUMN untuk merilis global bond untuk menyerap lebih banyak aliran dana masuk ke Indonesia. Selain itu, global bond juga menjadi salah satu upaya memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD).

"BUMN kita harus kembali dikelola secara profesional sehingga probabilitas nya meningkat. Kemudian hal hal yang dilakukan seperti mengeluarkan global bond, itu juga akan membantu ketahanan Rupiah kita karena dengan Dolar masuk maka Rupiah kita akan kuat," ujar Tanri Abeng melalui Video Conference, Jakarta, Senin (18/5).

Dia mengatakan, BUMN menjadi kunci menarik lebih banyak dana karena BUMN memiliki tata kelola atau Corporate Governance yang baik dibandingkan dengan perusahaan swasta. Langkah menarik dana atau investasi lebih besar juga akan membantu ketahanan ekonomi.

Advertisement

"Ada satu hal yang harus BUMN berperan aktif menarik modal dari luar masuk ke Indonesia karena BUMN sangat menarik untuk dijadikan mitra. Corporate Governance BUMN ini jauh lebih baik dari swasta jadi saya melihat apa yang kita inginkan dari BUMN kita adalah bagaimana dia berperan untuk memberi dukungan pada ketahanan ekonomi," paparnya.

Dia menambahkan, BUMN secara keseluruhan pasti mampu membantu negara di tengah pandemi Virus Corona. Kekhawatiran yang perlu diperhatikan ke depan adalah menanti penyebaran virus berhenti sehingga sektor produksi bisa bergairah kembali.

"BUMN saya kira bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan ekonomi kita. Saya justru khawatir dampak dari Covid ini kepada ekonomi karena kita tidak tahu persisnya kapan Covid ini akan berakhir dan kapan sektor produksi akan kembali aktif dan memberi kontribusi kepada ekonomi kita," tandasnya.

Advertisement

Baca juga:
Bulog Klaim Stok Gula Cukup Sampai Lebaran
Dahlan Iskan: Bank BUMN Bisa Selamatkan Ekonomi
Gara-gara BUMN Pangan, Dahlan Iskan Merasa Gagal Menjadi Menteri
Dahlan Iskan: Saya Kurang Setuju BUMN Terlalu Dominan
Bulog Targetkan Serap 650.000 Ton Beras Saat Panen Raya
Awal Mula Krisis Ekonomi 1998, Tak Diduga Hingga Pinjam Utang ke IMF

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.