Gita Wirjawan harus jelaskan soal impor beras diam-diam
Impor beras secara diam-diam dari Vietnam membuktikan politik beras masih karut marut.
Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI), Henry Saragih meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memanggil dan meminta pertanggungjawaban Menteri Perdagangan Gita Wirjawan terkait impor beras yang dilakukan pemerintah secara diam-diam.
"Jadi DPR harus panggil Mendag (Gita Wirjawan), mengapa ini sampai terjadi. Kenapa Mendag bilang ilegal dan Bea Cukai bilang itu legal," ucap Henry ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Selasa (28/1).
Walau demikian, Henry menduga impor beras Vietnam yang masuk ke pasar saat ini adalah sisa impor tahun sebelumnya yang belum selesai. Ini bisa terjadi karena karut-marutnya politik beras di Indonesia.
"Kita menduga saja. Saya menduga ini politik beras masih karut marut saja. Bisa saja stok impor beras tahun lalu. Belum tuntas diimpor lalu diimpor sekarang. Kan pernyataan pemerintah surplus beras tidak perlu impor beras," tegasnya.
Namun, jika memang beras tersebut adalah sisa impor tahun lalu seharusnya Kementerian Perdagangan tidak menyebut impor tersebut adalah ilegal.
"Kemendag tidak mau umumkan kalau itu beras legal. Makanya perlu di cek dulu," tutupnya singkat.
Baca juga:
Pedagang Cipinang tak khawatir dijajah impor beras Vietnam
Beras Vietnam Ilegal, ramai-ramai membantah menerima jatah
Nekat datangkan beras Vietnam, importir tergiur untung besar?
Impor diam-diam, pemerintah dusta Indonesia surplus beras
Impor beras diam-diam, pedagang kecewa pemerintah berdusta