LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Genjot proyek 35.000 MW, PLN dapat utang Rp 12 triliun

Setiap tahun kebutuhan listrik Tanah Air terus meningkat. Untuk memenuhi hal tersebut, PLN membutuhkan sumber dana dari berbagai pihak seperti dari internal dan pinjaman. Dana tersebut merupakan kumpulan dana dari beberapa bank pemberi pinjaman.

2016-12-19 18:34:58
PLN
Advertisement

PT PLN (Persero) mendapatkan pinjaman dana atau utang Rp 12 triliun dari sindikasi beberapa lembaga keuangan. PLN telah melakukan penandatangan kerja sama dengan beberapa lembaga tersebut yaitu Bank Mandiri, BCA, Maybank, BRI, SMI dan IEB.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan penandatanganan perjanjian ini mendorong PLN dilakukan sebagai upaya mendorong penyelesaian pemasokan listrik ke seluruh Indonesia.

"Dengan adanya hal tersebut kita harus terus bekerja lebih baik melistriki negeri, menyediakan listrik yang memadai dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pada akhirnya mendorong perekonomian nasional," ujar Sofyan di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (19/12).

Advertisement

Sofyan menegaskan setiap tahun kebutuhan listrik Tanah Air terus meningkat. Untuk memenuhi hal tersebut, PLN membutuhkan sumber dana dari berbagai pihak seperti dari internal dan pinjaman.

"Untuk itu, kami berterima kasih kepada seluruh kreditur yang telah memberi kepercayaan kepada PLN, kami yakin dana ini akan sangat berguna untuk mengagas pembangunan program 35.000 MW," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto menjelaskan dana tersebut merupakan kumpulan dana dari beberapa bank pemberi pinjaman.

Advertisement

"Dana tersebut rinciannya antara lain Bank Mandiri sebesar Rp 3,25 triliun, Bank BCA Rp 3,25 triliun, Maybank Rp 2 triliun, SMI Rp 2 triliun, BRI Rp 1 triliun dan IEB Rp 500 miliar," kata Sarwono.

Untuk tahap pertama, lanjutnya, dana Rp 12 triliun sudah terserap seluruhnya. Sehingga, tahap kedua ini PLN menambah pinjaman bernilai sama dengan sebelumnya. Nantinya dana ini akan digunakan untuk mempercepat keseluruhan program PLN.

Baca juga:
Per Oktober, utang luar negeri Indonesia turun jadi Rp 4.330 triliun
Wapres JK: Tambah utang Rp 1.000 triliun itu fakta harus kita capai
Jokowi: Jika setengah WP ikut TA, kita tak perlu utang luar negeri
Momen Presiden Jokowi kecewa kecilnya jumlah peserta Tax Amnesty
Genjot proyek 35.000 MW, PLN tarik utang Rp 2,9 T dari Hungaria
Boediono: Utang Indonesia jangan sampai lebih dari 60 persen
Bos OJK ajak rakyat rajin menabung untuk bantu kurangi utang asing

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.