LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Genjot ekspor, Semen Indonesia incar penjualan 2015 tumbuh 7 persen

Perseroan tengah fokus menggarap pasar internasional menyambut pemberlakuan pasar bebas ASEAN.

2015-01-23 18:19:39
Pasar Bebas ASEAN
Advertisement

PT Semen Indonesia (Persero) mulai memfokuskan ekspansi bisnis ke tingkat internasional dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Setidaknya, perseroan menargetkan penjualan dapat tumbuh sekitar 7 persen tahun ini.

Direktur Utama Semen Indonesia Suparni menyampaikan pihaknya saat ini tengah menyiapkan strategi bisnis perseroan yang lebih agresif.

"Ekspansi regional kita akan terus lakukan, karena SDM dan potensi pasar di sana, ekspansi ini sifatnya harus terus-menerus, ini pekerjaan yang menjadi perhatian kita," ujarnya di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (23/1).

"Penjualan tahun ini harapkan tumbuh 6-7 persen. Kita jalankan program. Kita kan punya RKP tahun ini yang tantangannya cukup berat dan cukup berbobot untuk kita capai," jelas dia.

Guna mendorong pertumbuhan penjualan, pihaknya akan melakukan ekspansi terlebih dahulu ke wilayah domestik dan regional ASEAN. Pembangunan pabrik baru di Rembang Jawa Tengah dan Indarung Sumatera Barat, dengan kapasitas terpasang masing-masing sebesar 3 juta ton per tahun menjadi cara perseroan menggenjot produksi.

Sampai dengan Desember 2014, progres kedua proyek tersebut baru mencapai sekitar 17 persen. Diperkirakan kedua pabrik tersebut akan diselesaikan pada akhir 2016.

"Ekspansi domestik sedang berjalan, jika ditotal dari kedua pabrik tersebut nilainya hampir Rp 9 triliun," ungkapnya.

Di wilayah regional, Suparni mengungkapkan bahwa perseroan akan mengembangkan ekspansinya ke Vietnam dalam waktu dekat. "Yang di Vietnam itu nanti bisa disenergikan perusahaan yang di sana dengan operasional yang ada di perusahaan domestik," tutup dia.

Sementara itu, dia mengungkapkan perseroan terganjal proses negosiasi ekspansi dengan pemerintah Myanmar. Selain Myanmar, perseroan juga menjajaki rencana ekspansi negara lainnya mulai dari Laos, Kamboja, Banglades dan beberapa negara yang masih dalam satu wilayah.

Baca juga:
Harga semen turun, Semen Indonesia khawatir keuntungan berkurang
Gantikan Dwi Soetjipto, Suparni pimpin Semen Indonesia
Harga semen turun, Menteri Rini pede BUMN kuasai pasar lokal
Ini alasan harga semen juga diumumkan Presiden Jokowi
IHSG justru melemah usai Jokowi umumkan harga BBM dan semen turun
Ini alasan pemerintahan turunkan harga semen perusahaan BUMN

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.