LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Garuda Indonesia bakal kelola Bandara Pondok Cabe milik Pertamina

Untuk pemanfaatan Bandara Pondok Cabe oleh Pertamina bisa digunakan oleh Garuda Indonesia tahun depan.

2015-11-30 15:45:44
Garuda Indonesia
Advertisement

PT Pertamina (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, menandatangani Head of Agreement (HoA) atau perjanjian kerjasama untuk memanfaatkan aset bersama kedua perusahaan sebagai bagian dari sinergi BUMN dan strategi kemitraan global.

Kemitraan global dan sinergi ini melingkupi beberapa hal, antara lain pemanfaatan bersama aset-aset aviasi kedua perusahaan, termasuk Bandar Udara Pondok Cabe milik anak perusahaan Pertamina, Pelita Air Service, penjualan produk Avtur dan BBM jenis lainnya, Biofuel, pelumas, penyediaan jasa pendukung layanan aviasi kedua perusahaan, serta pemanfaatan promosi dan jaringan pelanggan bersama.

"Ada inisiasi kerja sama dengan PT Garuda dapat perkuat posisi Pertamina. Potensi-potensi bisnis yang dapat diperjanjikan oleh kedua belah pihak tentang fasilitas maintenance di mana di samping beberapa fasilitas dari Pelita Air, bisa dimanfaatkan oleh refinery (kilang) yang bisa manfaatkan maintenance yang dipunya Garuda, Bandara Pondok Cabe," kata Direktur PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/11).

Advertisement

Untuk pemanfaatan Bandara Pondok Cabe oleh Pertamina, kata dia, bisa digunakan oleh Garuda Indonesia tahun depan. Saat ini bandara yang memiliki luas 110 hektar dengan panjang landasan pacu (runway) 2.200 meter ini sedang dalam tahap pengaspalan ulang. Optimalisasi Bandara Pondok Cabe ditaksir bisa menghasilkan tambahan pendapatan hingga Rp 50 miliar per tahun.

"Kapasitas parkir bisa tampung 20 pesawat dan sediakan slot 30 pesawat per hari. Optimalisasi ini diharapkan bisa berikan tambahan revenue Rp 40-50 miliar per tahun," ujar Dwi.

Selain kerjasama pemanfaatan Bandara Pondok Cabe untuk operasional penerbangan PT Garuda Indonesia, kerjasama kedua BUMN ini juga meliputi pasokan avtur, BBM dan Biofuel oleh Pertamina untuk digunakan oleh pesawat-pesawat Garuda Indonesia dengan harga yang kompetitif.

Advertisement

"Serta jasa. Sekarang rasanya sudah, kita naik pesawat pakai Garuda. Masing-masing pihak berikan harga kompetitif. Pemanfaatan aset-aset lain dan jaringan pelanggan bagi pemanfaatan kedua belah pihak," pungkas Dwi.

Baca juga:
Pertamina & Garuda Indonesia kerja sama pemanfaatan aset aviasi
Delay sampai 3 jam, penumpang pesawat Garuda Papua-Biak marah
Tiket Garuda Indonesia kini bisa dibayar online di minimarket
5 Maskapai terbaik dunia ala Skytrax, salah satunya milik Indonesia
Naik Garuda, gitaris band metal Australia kehilangan materi album

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.