Delay sampai 3 jam, penumpang pesawat Garuda Papua-Biak marah
Merdeka.com - Sekitar 120 penumpang maskapai penerbangan pesawat garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 651 tujuan Jayapura-Biak, protes lantaran keterlambatan penerbangan.
"Kami datang jauh dari Kabupaten Sarmi karena di tiket harus lapor jam 06.00 WIT dan berangkat jam 07.25 WIT," kata Anas salah satu penumpang pesawat garuda GA 651 di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, seperti dilansir dari Antara, Minggu (29/11).
Anas mengaku, dirinya buru-buru datang dari Sarmi pada pukul 03.00 WIT subuh dan tiba di Sentani pada pukul 05.30. Para penumpang protes lanrataran maskapai penerbangan gaurda Indonesia tidak biasanya mengalami delay (keterlambatan).
"Biasanya pesawat ini (Garuda) tepat waktu, tapi kali ini bisa terlambat sudah hampir tiga jam lebih," terangnya.
Hal senada juga disampaikan penumpang lain yakni Jeck Sokoy. Menurut Jeck, Dia dan rekannya Mecky sudah melapor dan menunggu penerbangan sejak pukul 06.00 WIT.
Namun, hingga pukul 09.00 WIT pesawat Garuda belum juga tiba di Bandara Sentani. "Pesawat mengalami keterlambatan sudah hampir tiga jam lebih," ucap Jeck.
Sementara itu, Ahmad salah satu petugas maskapai penerbangan mengatakan pesawat terlambat karena alasan operasional.
"Pesawat di perkirakan dari Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak dan tiba di Bandar Udara Sentani pada pukul 09.00 WIT," terangnya.
Ahmad mengungkapkan, manajemen penerbangan Garuda Indonesia meminta maaf kepada para penumpang atas keterlambatan dan ketidaknyamanan penumpang.
"Sambil menunggu kepastian kedatangan pesawat dan keberangkatan, kami menyediakan snack untuk para penumpang," tukasnya.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya