Garap kereta cepat, konsorsium BUMN bikin anak usaha
Bernama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia.
Konsorsium perusahaan pelat merah mendirikan PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia. Pendirian usaha patungan tersebut terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Adapun konsorsium dimaksud adalah PT Wijaya Karya (Wika), PT Jasa Marga (JSMR), PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII). Keempatnya resmi menandatangani akta pendirian PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu.
Suradi, Sekretaris Perusahaan Wika, mengatakan, pendirian perusahaan itu sudah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kemarin. Untuk selanjutnya, Pilar Sinergi bakal membentuk perusahaan patungan dengan konsorsium China.
"Perusahaan patungan tersebut akan melaksanakan proyek penyelenggaraan jasa kereta api cepat untuk trase Jakarta-Walini-Bandung," katanya dalam siaran pers, Rabu (7/10).
Dalam perusahaan patungan tersebut, Wika memiliki saham sebesar 38 persen atau senilai dengan Rp 1,710 triliun. Kemudian PTPN VIII 25 persen atau senilai Rp 1,125 triliun, Jasa Marga 12 persen atau Rp 540 juta.
Baca juga:
Kesalnya Jepang hingga sebut kereta cepat mustahil dikerjakan China
Tingkatkan pelayanan navigasi, AirNav gandeng perusahaan asal AS
Pertamina: Kalau tidak dihapus, setidaknya pajak BBM bisa dikurangi
Ini 23 BUMN penerima PMN di 2016, PLN paling banyak Rp 10 triliun
Tekor jual Premium, Pertamina hanya mau turunkan harga Solar