Gaji PNS DKI Rp 14 Juta, Menteri Yuddy pikir ulang naikkan gaji
Menteri Yuddy yakin PNS saat ini tidak hidup dalam kesusahan.
Pemerintah Jokowi-JK berencana menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 6 persen tahun ini. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi menilai, kebijakan ini perlu dipertimbangkan lagi.
Terlebih pada sidak yang dilakukannya pada Jumat (2/1), Menteri Yuddy mendapati bahwa gaji PNS di tingkat kelurahan di DKI Jakarta tembus Rp 14 juta per bulan. Dari situ Yuddy merasa perlu mengkaji lebih dalam ihwal kenaikan gaji PNS.
"Sedang kita dalami, menurut saya sementara ini sudah cukup," kata Yuddy di Jakarta, Jumat (2/1).
Menteri Yuddy yakin PNS saat ini tidak hidup dalam kesusahan. Yang terpenting bagi pemerintah, kesejahteraan PNS tetap jadi prioritas. "Tetapi kesejahteraan masih perlu ditingkatkan," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah akan tetap menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 6 persen tahun depan. Anggaran kenaikan gaji PNS tersebut sudah masuk dalam APBN 2015.
Bambang beralasan, pemerintah perlu memperhatikan biaya hidup PNS dengan besaran inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi bulan November lalu secara tahunan (yoy) mencapai 6,2 persen.
"Ya tetap lah, itu kan menyesuaikan dengan biaya hidup, inflasi," kata Bambang di Istana Wakil Presiden, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/12).
Baca juga:
Gaji PNS Jakarta Rp 14 juta, Menteri Yuddy akui enaknya jadi PNS
Anggaran belanja barang dan pegawai segera dipangkas
Ahok mau gaji lurah Rp 25 juta biar tak lakukan pungli
5 Celetukan soal gaji presiden, menteri, hingga kepala daerah