Fakta Unik Pasar Murah Denpasar: Strategi Jitu Kendalikan Inflasi, Harga Lebih Miring!
Pemerintah Kota Denpasar gencar menggelar pasar murah sebagai upaya efektif kendalikan inflasi, menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Simak jadwal lengkapnya!
Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah proaktif untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serangkaian pasar murah digencarkan.
Kegiatan ini bertujuan utama untuk mengendalikan laju inflasi yang berpotensi membebani masyarakat. Salah satu titik penyelenggaraan pasar murah ini adalah di Balai Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara, yang dimulai pada Selasa.
Inisiatif ini merupakan bagian dari agenda yang lebih luas untuk memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Pasar murah ini diharapkan dapat membantu warga mendapatkan barang-barang esensial dengan harga yang lebih terjangkau.
Upaya Pemkot Denpasar dalam Pengendalian Inflasi
Kepala Bidang Metrologi dan Tertib Niaga Disperindag Kota Denpasar, I Gusti Bagus Aditia Wardhana, menjelaskan bahwa pasar murah ini adalah bagian dari serangkaian kegiatan. Pasar murah dilaksanakan bekerja sama dengan desa dan kelurahan di seluruh Kota Denpasar.
Pihaknya telah mengagendakan delapan kali pasar murah secara bertahap. Kegiatan ini dimulai pada 14 Oktober di Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung, dan akan berakhir pada 25 Oktober 2025 di Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan.
“Pasar Murah sebagai upaya pengendalian inflasi, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dan mendapat barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dan barang yang disubsidi seperti gas LPG 3 kg dan beras SPHP dapat tersalurkan ke masyarakat dengan baik,” ujar I Gusti Bagus Aditia.
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Perusahaan/instansi seperti Perusahaan Daerah Pasar Sewakadarma, Bulog, serta sejumlah UMKM lokal turut serta menyediakan berbagai kebutuhan pokok.
Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Terjangkau
Pasar murah yang diselenggarakan Pemkot Denpasar ini menawarkan beragam bahan pokok penting bagi masyarakat. Ketersediaan barang-barang ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga.
Beberapa harga bahan pokok yang ditawarkan di pasar murah tersebut antara lain: beras SPHP Bulog seharga Rp58.000 per kemasan (5 kg), telur ayam ras Rp17.000 per 10 butir, dan beras C4 polos Rp70.000 per kemasan (5 kg).
Selain itu, tersedia pula gula pasir dengan harga Rp16.500 per kg, minyak goreng Rizki Rp16.500 per 800 ml, mangga harumanis Rp18.000 per kg, serta mangga alpukat Rp25.000 per kg. Harga-harga ini secara signifikan lebih rendah dibandingkan harga di pasaran umum.
Sejak pagi, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk berbelanja di pasar murah ini. Mereka berbondong-bondong datang untuk memperoleh barang kebutuhan yang dijual lebih terjangkau dari harga di pasaran, menunjukkan dampak positif kegiatan ini.
Sumber: AntaraNews