Fakta Unik: Investasi Singapura Dominasi Kepri, Perkuat Hubungan 6 Dekade!
Hubungan erat investasi Singapura dan Kepri telah terjalin hampir enam dekade, dengan Singapura menjadi investor terbesar. Simak bagaimana kolaborasi ini memperkuat kedua wilayah!
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, baru-baru ini menyoroti hubungan investasi lintas sektor yang sangat erat antara Singapura dan Kepri. Hubungan ini telah terjalin selama hampir enam dekade dan secara signifikan memperkokoh hubungan bilateral kedua negara.
Sorotan ini disampaikan Ansar pada resepsi Hari Kebangsaan Singapura ke-60 yang diselenggarakan di Batam, Kamis lalu. Ia menekankan bahwa hubungan baik antara kedua wilayah ini telah ada sejak tahun 1967 dan terus berkembang semakin dekat hingga saat ini.
Data terbaru menunjukkan bahwa pada tahun 2024, investasi asal Singapura di Kepri mencapai angka 66,14 persen dari total keseluruhan investasi. Angka ini menegaskan dominasi Singapura sebagai mitra investasi utama bagi Provinsi Kepulauan Riau.
Dampak Signifikan Investasi Singapura di Kepri
Investasi Singapura di Kepri membawa dampak yang sangat signifikan bagi pembangunan daerah. Menurut Gubernur Ansar, investasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan zona industri, tetapi juga merambah ke proyek-proyek energi yang strategis.
Selain itu, kolaborasi investasi ini turut berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kepri. Hal ini terjadi melalui transfer pengetahuan, pelatihan, dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas.
Capaian investasi yang besar ini diharapkan akan berpengaruh besar pada proyek pengembangan wilayah, industri, dan energi yang sedang berjalan. Ansar berharap Kepri dan Singapura dapat maju serta berkembang bersama, khususnya dalam sektor energi hijau dan pengembangan kawasan Batam-Bintan-Karimun (BBK).
Apresiasi Singapura dan Proyeksi Masa Depan
Menteri Negara (designate) Urusan Luar Negeri serta Urusan Pembangunan Sosial dan Keluarga Republik Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, turut hadir dalam kesempatan yang sama. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan pesat yang terjadi di Batam dan Kepri.
“Ini pertama kali saya menghadiri resepsi Hari Kebangsaan Singapura di Batam. Saya gembira melihat banyak perubahan, termasuk Nongsa Digital Park yang terus berkembang sejak diluncurkan tahun 2018,” ujar Zhulkarnain.
Zhulkarnain juga menegaskan bahwa Singapura tetap menjadi investor asing terbesar di Batam, dengan nilai investasi mencapai USD 117 juta pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Singapura terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, “Hubungan ini menunjukkan bahwa Indonesia dan Singapura semakin maju seperti saudara yang saling membantu. Dari perdagangan, pariwisata, hingga bisnis, semua bergerak ke arah yang lebih baik.” Gubernur Ansar menutup sambutannya dengan ucapan selamat Hari Kebangsaan Singapura, menyerukan kolaborasi yang lebih kuat untuk kesejahteraan bersama.
Sumber: AntaraNews