Fakta Sepatu Balenciaga Triple S Seharga Belasan Juta: Ternyata Dibuat di China, Bukan Italia
Ternyata Balenciaga Triple S justru diproduksi di China, tidak seperti yang dipikirkan orang di Italia.
Bagi Anda pecinta fesyen kelas atas pasti tak asing dengan istilah merek Balenciaga. Balenciaga merupakan brand rumah mode asal Prancis yang bisa dijual mencapai miliaran rupiah.
Salah satu produk sepatu populer buatan rumah mode ternama tersebut ialah Balenciaga Triple S. Sepatu ikonik ini dijual sekitar USD 850 atau sekitar Rp14.276.600.
Meski memiliki harga yang fantastis, sepatu belasan juta tersebut kerap menjadi buruan pencinta fesyen hingga langka di pasaran.
Di balik kepopulerannya, ternyata Balenciaga Triple S justru diproduksi di China, tidak seperti yang dipikirkan orang di Italia. Hal ini terkonfirmasi dari salah satu cabang resmi Balenciaga.
"Balenciaga Triple S yang ikonik kini menjadi favorit di kalangan penggemar street style dan sering terjual habis begitu stoknya tersedia kembali. Namun, cabang layanan pelanggan perusahaan mengungkapkan bahwa sepatu chunky ini kini diproduksi di China, bukan di Italia," sebut Hypebeast.com dikutip Selasa (15/4).
Punya Label Made In China
Dalam sebuah postingan di Reddit r/streetwear, seorang pengguna mengungkapkan bahwa sepasang sepatu Triple S barunya memiliki label 'Made in China' di tag lidah sepatu. Dia mengaku tidak memiliki stiker insole yang bertuliskan 'Made in Italy'.
Untuk klarifikasi, dia menghubungi layanan pelanggan Balenciaga, yang menyatakan, Triple S awalnya dibuat di Italia, tetapi proses pembuatan sepatu dipindahkan ke China di mana mereka memiliki keahlian dan kapasitas untuk memproduksi sepatu yang lebih ringan. Meskipun ada perubahan lokasi produksi, harga sepatu tetap USD850.
Perubahan lokasi produksi ini memicu protes dari pelanggan yang merasa kecewa karena tidak diberitahu sebelumnya. Mereka menganggap label 'Made in Italy' sebagai jaminan kualitas dan merasa harga sepatu yang tetap tinggi tidak sebanding dengan perubahan lokasi produksi.
Di sisi lain, beberapa konsumen di China merasa bangga karena produksi sepatu tersebut kini dilakukan di negara mereka. Namun, mereka juga berharap Balenciaga lebih transparan dalam mengungkapkan informasi ini kepada publik.