ESDM NTB Harapkan PLN Tingkatkan Infrastruktur SPKLU dan EBT untuk Dukung Net Zero Emission
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB mendesak PT PLN (Persero) untuk tingkatkan infrastruktur SPKLU dan penguatan EBT di NTB. Langkah ini krusial untuk mendukung target Net Zero Emission 2050.
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menaruh harapan besar kepada PT PLN (Persero) untuk meningkatkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan penguatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Peningkatan ini dianggap vital dalam mendukung program pemerintah menuju Net Zero Emission 2050. Harapan ini juga sejalan dengan pengembangan sistem interkoneksi Super Grid Bali-NTB-NTT.
Kepala Dinas ESDM NTB, Samsudin, menyampaikan langsung harapan ini melalui siaran pers yang diterima di Mataram, Sabtu (28/3). Ia menegaskan pentingnya kolaborasi kuat antara pemerintah provinsi dan PLN. Sinergi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas energi serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik yang lebih baik di daerah.
Selain itu, Samsudin juga memberikan apresiasi terhadap kinerja PLN yang menunjukkan komitmen tinggi. Perusahaan listrik negara ini berhasil menjaga keandalan listrik tanpa gangguan berarti selama periode siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Keandalan ini menjadi bukti nyata dukungan PLN terhadap pembangunan daerah.
Kolaborasi Kuat untuk Transisi Energi Bersih
Samsudin menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PLN merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas energi di wilayah NTB. Kolaborasi ini diharapkan terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik yang lebih baik. Peningkatan infrastruktur SPKLU dan penguatan EBT menjadi prioritas utama dalam kerja sama ini.
Peningkatan infrastruktur SPKLU sangat vital seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan mendorong transisi energi. Penguatan EBT juga menjadi prioritas untuk mencapai kemandirian energi serta keberlanjutan lingkungan di masa depan.
PLN juga diharapkan untuk terus mendukung program Net Zero Emission 2050 yang menjadi komitmen nasional. Selain itu, pengembangan sistem interkoneksi menuju Super Grid Bali-NTB-NTT juga menjadi bagian dari visi jangka panjang. Sistem ini akan memastikan pasokan listrik yang lebih stabil dan efisien di regional Bali, NTB, dan NTT.
Komitmen PLN dalam Keandalan Kelistrikan dan Dukungan Pembangunan
Kepala Dinas ESDM NTB, Samsudin, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja PLN. Perusahaan listrik negara ini telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga keandalan listrik selama periode siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Ini menunjukkan kesiapan PLN dalam menghadapi lonjakan kebutuhan listrik di momen penting.
“Keandalan kelistrikan di NTB selama Idul Fitri kami rasakan sangat baik, tanpa gangguan berarti maupun pemadaman. Ini menjadi bukti komitmen PLN dalam mendukung pembangunan daerah,” ucap Samsudin. Pernyataan ini menegaskan kualitas layanan PLN yang prima.
Menanggapi harapan tersebut, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyatakan kesiapan penuh PLN. Ia menegaskan dukungan perusahaan dalam menghadirkan kelistrikan andal untuk NTB.
“Dengan sistem kelistrikan yang andal dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, PLN UIW NTB berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat, tidak hanya selama Idul Fitri tetapi juga dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan pembangunan daerah,” kata Sri Heny. Komitmen ini mencakup penyediaan listrik yang stabil dan berkelanjutan, krusial bagi aktivitas masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah.
Sumber: AntaraNews