ESDM: Komitmen kerja pasti kontraktor di wilayah migas RI tembus USD 1,68 miliar
Dana ini bisa dipakai oleh kontraktor untuk melakukan eksplorasi cekungan-cekungan migas baru yang selama ini belum dieksplorasi.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengantongi komitmen kerja pasti pengelolaan blok atau Wilayah kerja (WK) migas dari pihak kontraktor sebesar USD 1,68 miliar atau Rp 23,5 triliun.
"KKP atau Komitmen Kerja Pasti sudah sampai USD 1,68 miliar atau Rp 23,5 triliun," ungkap Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/8).
Dia menjelaskan, dana ini bisa dipakai oleh kontraktor untuk melakukan eksplorasi cekungan-cekungan migas baru yang selama ini belum dieksplorasi.
"Ada nggaknya dana ini (untuk eksplorasi) sebelumnya. Ini terobosan. Dapat nggak, tiap tahun dia punya program. Yang cek SKK," kata dia.
Sementara itu, untuk bonus tanda tangan dari blok migas yang sudah diambil investor, pihaknya sudah mengumpulkan hingga USD 854 juta.
"Yang kita dapatkan sekarang Rp 12 triliun dari signature bonus. Masuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) tahun ini," tegasnya.
Baca juga:
Pekan depan, ESDM lelang tiga blok migas
Arcandra Tahar: Cadangan minyak RI cuma 0,2 persen dunia
Dikabarkan jadi komisaris Inalum, ini kata Dirjen Minerba Bambang Gatot
Ditemani Marco, Jonan terus pantau ketersediaan listrik dan BBM di Lombok
Sanksi menanti jika tak campur Solar dengan 20 persen minyak sawit mulai 1 September
Menteri Jonan sebut masih ada 32.000 warga DKI tak mampu pasang aliran listrik