LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

ESDM harap Pertamina bisa garap ladang minyak & jual avtur di Saudi

"Kerja sama terus kami dorong karena tidak hanya Arab Saudi yang investasi di sini, Pertamina diharapkan juga investasi. Pertamina bisa jual avtur di sana," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja.

2017-03-02 09:28:22
ESDM
Advertisement

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap PT Pertamina (Persero) bisa berinvestasi di Kerajaan Arab Saudi, salah satunya melalui penjualan avtur bahan bakar pesawat.

"Kerja sama terus kami dorong karena tidak hanya Arab Saudi yang investasi di sini, Pertamina diharapkan juga investasi. Pertamina bisa jual avtur di sana," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja seperti ditulis Antara, Kamis (2/3).

Wiratmaja berharap ada peningkatan investasi energi terutama dalam kaitan dengan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia. Pemerintah mendorong agar Pertamina bisa menjual avtur ke Arab Saudi, bahkan mengakuisisi ladang minyak di sana.

Advertisement

Pertamina diharapkan mengulang kerja sama intensif seperti yang dilakukan dengan Iran terkait pengembangan lapangan migas di Ab-Teymour dan Mansouri yang memiliki estimasi cadangan masing-masing lebih dari 1,5 miliar barel.

"Kami juga dorong Pertamina akuisisi ladang minyak di Arab Saudi, seperti Iran kemarin sangat intensif. Pertamina diberikan dua ladang minyak di Iran untuk pengolahan," kata Wiratmaja pula.

ESDM juga berharap pengusaha dari Arab Saudi bisa mengembangkan investasi sektor energi tidak hanya sektor hilir, tetapi juga hulu Indonesia. Ada pun perusahaan minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, sebelumnya telah sepakat menjalin kerja sama dengan Pertamina untuk proyek pengembangan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap di Jawa Tengah yang ditargetkan akan selesai setahun lebih cepat dari target awal menjadi 2021.

Advertisement

Menurut Wiratmaja, sektor energi nasional masih kurang menarik apabila dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Karena itu, Indonesia perlu meningkatkan gairah investasi di tengah persaingan global, agar sektor hulu energi nasional menjadi menarik bagi pengusaha.

"Yang sudah ada investasi hilir itu kilang, untuk hulu kami sangat membuka kesempatan. Makanya, kita harus buat lebih atraktif. Dalam persaingan global, kita masih kalah dengan Vietnam dan negara-negara tetangga," ujar Wiratmaja.

Baca juga:
Proyek Kilang Tuban dan Bontang bakal serap 1.300 insinyur
Arcandra soal Dirut baru Pertamina: Kita serahkan kepada Presiden
Arcandra: Impor LPG dari Iran untuk penuhi kebutuhan dalam negeri
Arcandra Tahar harap Pertamina bisa garap 2 ladang minyak Iran
Warga Kebonjati Cilacap keluhkan bau menyengat dari kilang Pertamina

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.