Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arcandra Tahar harap Pertamina bisa garap 2 ladang minyak Iran

Arcandra Tahar harap Pertamina bisa garap 2 ladang minyak Iran Arcandra Tahar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar baru kembali ke Tanah Air setelah melakukan kunjungan kerja ke Iran beberapa waktu lalu. Terkait kunjungan kerja tersebut, ada beberapa kerja sama yang dibicarakan.

"Yang menarik di bawa dari Iran, terkait dua lapangan minyak itu, Ab-Teymur dan Mansuri di Iran. Itu estimasi cadangannya di atas 3 miliar barel, cadangan kita seluruh Indonesia hanya 3,8 milliar barel," ujar Arcandra di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu (1/3).

Arcandra mengatakan, pemerintah Indonesia tengah berusaha untuk mendapatkan proyek pengelolaan dua lapangan minyak tersebut. Di mana, pemerintah mengajukan pertamina untuk menggarap lapangan minyak tersebut.

"Besar sekali (cadangan minyak), untuk itu kita berusaha untuk mendapatkannya. Makanya pemerintah sangat mendukung Pertamina masuk ke lapangan itu," ujar Archandra.

Pengelolaan dua lapangan minyak tersebut nantinya akan digarap antara pertamina dan perusahaan lokal Iran. Dengan kerja sama ini diharapkan produksi minyak di Iran dapat meningkat.

"Nanti partner dengan lokal mereka. Kita berharap kalau mereka kasih ke Pertamina, lapangan sudah beroperasi. Itu bisa masuk Pertamina secepatnya dan bisa meningkatkan produksinya."

Sebelumnya, PT Pertamina (persero) secara resmi telah menyerahkan proposal usulan pengembangan dua lapangan migas di Iran, yaitu Ab-Teymour dan Mansouri yang memiliki estimasi cadangan masing-masing lebih dari 1,5 miliar barel.

Penyerahan proposal tersebut dilakukan oleh Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam kepada Deputy on Engineering and Development National Iranian Oil Company (NIOC) Gholamreza Manoucherhri disaksikan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perminyakan Iran Bijan Namzar Zanganeh, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran Octavino Alimudin.

"Selama kurang lebih empat bulan Pertamina melakukan evaluasi teknis kedua lapangan dan kini telah menyelesaikan proposal usulan pengembangan lapangan kedua lapangan tersebut untuk disampaikan kepada NIOC," kata Syamsu Alam.

Syamsu mengatakan, pengajuan proposal tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh kedua perusahaan pada 8 Agustus 2016. Berdasarkan MOU tersebut, Pertamina diberi kesempatan mengajukan usulan pengembangan atas Ab-Teymour dan Mansouri pada akhir Februari 2017.

Pertamina berharap proposal tersebut menjadi landasan kedua perusahaan untuk dapat bernegosiasi langsung pada pengelolaan dua lapangan besar itu.

Evaluasi teknis yang telah dilakukan Pertamina mengungkapkan kedua lapangan yang terletak di Bangestan, Selatan Iran itu memiliki potensi cadangan masing-masing lapangan lebih dari 1,5 miliar barel dengan potensi produksi masing-masing dapat mencapai lebih dari 200 ribu barel per hari.

Ada pun Iran adalah negara dengan cadangan minyak terbesar ke-4 di dunia dengan cadangan minyak terbukti sebesar 157 miliar barel atau setara 9,3 persen dari total cadangan terbukti di dunia.

Iran juga memiliki cadangan gas terbukti terbesar di dunia sebesar 1.200 TCF atau 18,2 persen dari total cadangan dunia.

Setelah dicabutnya sanksi Iran, negara tersebut berencana meningkatkan produksi minyaknya yang saat ini sebesar 3,4 juta barel per hari menjadi 4,7 juta barel per hari dalam kurun lima tahun ke depan.

Oleh karena itu, Iran mengundang perusahaan migas internasional untuk berinvestasi dalam beberapa tahun ke depan baik melalui proses bilateral maupun tender.

"Kedua lapangan ini memiliki potensi yang menjanjikan dan sejalan dengan upaya Pertamina untuk terus agresif mengembangkan bisnis hulu ke luar negeri sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya memperkuat ketahanan energi nasional," ungkapnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP