ESDM catat cadangan baru bara RI capai 28 miliar ton
Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Sri Raharjo mengatakan saat ini Indonesia memiliki cadangan batu bara sebanyak 28 miliar ton. Dari jumlah tersebut 17 miliar siap ditambang, sisanya masih dalam bentuk cadangan terbukti.
Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Sri Raharjo mengatakan saat ini Indonesia memiliki cadangan batu bara sebanyak 28 miliar ton. Dari jumlah tersebut 17 miliar siap ditambang, sisanya masih dalam bentuk cadangan terbukti.
"17 miliar ton yang siap ditambang. Satu lagi bentuk cadangan 11,4 miliar ton. Kalau ditotal 28 miliar ton," ujar Sri dalam diskusi tentang Ketahanan Energi Nasional, di Kaffeine, SCBD, Jakarta, Rabu (30/8).
Sri menegaskan jumlah tersebut mampu dikeruk hingga 70 tahun. Sebab, satu miliar ton batu bara dapat dikeruk dalam waktu 2,5 tahun.
"Kalau dia 28 miliar kalikan 2,5 tahun saja. Jadi yak kira-kira 60 sampai 70 tahun lagi. Itu kalau tingkat produksinya seperti sekarang dan konsumsinya juga seperti sekarang tapikan bisa jadi nanti ada naik turunnya," jelasnya.
Meskipun demikian, dia mengakui pasokan yang banyak itu belum diimbangi dengan permintaan dari dalam negeri. Sehingga, pihaknya akan berusaha untuk mendorong peningkatan permintaan dalam negeri. Mengingat, kebutuhan batu bara dalam negeri menjadi prioritas pemerintah.
"Demand dalam negeri masih sangat rendah kami percaya dengan adanya proyek listrik 35.000 MW, permintaan batu bara akan meningkat di waktu yang akan datang," pungkasnya.
Baca juga:
Wapres JK minta proyek panas bumi Dieng dan Patuha tak terbengkalai
Pemerintah kesulitan tentukan pajak PT Freeport
5 tahun selalu rugi, PLN Batu bara raup untung Rp 39 miliar di 2016
Jalan panjang PT Freeport hingga akhirnya tunduk pada pemerintah Jokowi
Pemerintah cari investor beli 51 persen saham Freeport
Poin-poin kesepakatan final Pemerintah-Freeport dinilai banyak mengandung masalah