Wapres JK minta proyek panas bumi Dieng dan Patuha tak terbengkalai
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan harapannya agar permasalahan hukum yang menimpa BUMN, PT Geo Dipa Energi (Persero), segera selesai, sehingga dapat membantu ketahanan energi nasional. Harapan Wapres tersebut disampaikan saat menggelar pertemuan dengan manajemen Geo Dipa, dalam rangka mengetahui perkembangan terakhir perusahaan BUMN tersebut, di Istana Wapres, Jakarta Pusat.
Direktur Utama Geo Dipa Energi Riki Ibrahim mengatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan agar proyek panas bumi tersebut tidak terbengkalai. Wapres juga pernah datang langsung ke lapangan panas bumi Patuha (Jawa Barat) yang dikelola Geo Dipa.
"Wapres RI benar-benar 'concern' dengan permasalahan yang dihadapi oleh Geo Dipa, karenanya beliau ingin masalah hukum yang ada itu cepat terselesaikan," ujar Riki dikutip Antara, Jakarta, Rabu (30/8).
Harapan Wapres JK itu disambut dengan baik oleh seluruh Direktur dan Komisaris Utama Geo Dipa yang hadir dalam pertemuan tersebut.
"Pada dasarnya, kami (GeoDipa) ingin berkontribusi untuk penambahan listrik dari panas bumi ini, terutama untuk menjaga ketahanan energi nasional dari energi baru terbarukan," kata Riki.
Dia menambahkan pihaknya juga menyampaikan beberapa hal saat dipanggil Wapres tersebut, bahwa untuk kapasitas produksi yang sudah dicapai saat ini adalah kurang lebih 100 MW dari kedua lapangan, Dieng dan Patuha.
"Kami juga menyampaikan bahwa Geo Dipa siap untuk melakukan 'groundbreaking' pembangunan Patuha Unit 2, 3, dan 4 dan Dieng Unit 2, 3, dan 4, segera setelah masalah hukum teratasi di tahun ini juga," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya