LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Emtek dan Kejora Ventures Suntik Rp 152,7 Miliar ke Qareer Group Asia

Qareer Group Asia mendapatkan pendanaan dari Emtek Group, melalui perusahaan holding teknologinya KMK Online, serta Kejora Ventures dan juga Softbank. Qareer Group Asia adalah perusahaan startup yang berfokus kepada rekrutmen dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

2018-11-23 10:32:58
Investasi
Advertisement

Qareer Group Asia mendapatkan pendanaan dari Emtek Group, melalui perusahaan holding teknologinya KMK Online, serta Kejora Ventures dan juga Softbank. Qareer Group Asia adalah perusahaan startup yang berfokus kepada rekrutmen dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pendanaan sejumlah USD 10,5 juta atau setara Rp 152,7 miliar (kurs USD 1: Rp 14.543) yang dilakukan pada tahap ini merupakan kombinasi dari pemberian dana segar serta penyertaan aset kepada Qareer Group Asia.

Direktur Utama KMK Online, Adi Sariaatmadja, meyakini pertumbuhan dari Qareer Group Asia mampu memberikan dampak yang positif terhadap dunia bisnis, ekonomi serta lapangan kerja yang ada di Indonesia. Emtek Group merupakan grup bisnis media dan teknologi terdepan di Indonesia yang berfokus pada berbagai model bisnis digital.

Advertisement

Pendiri dan Partner dari Kejora Ventures, Sebastian Togelang menyatakan, dukungan sepenuhnya terhadap proses pendanaan yang dilakukan Emtek Group kepada Qareer Group Asia.

Pendiri sekaligus CEO dari Qareer Group Asia, Veronika Linardi mengaku sangat bersemangat dan menantikan kerjasama selanjutnya dalam jangka panjang bersama Emtek Group.

Sebelum mendapatkan pendanaan dari Emtek Group, Qareer Group Asia sudah mendapatkan pendanaan dari SB ISAT Fund dan 500 Startups pada tahun 2015.

Advertisement

Reporter: Nurseffi Dwi Wahyuni

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Hipmi: Relaksasi DNI Menimbulkan Keresahan Karena Tidak Memiliki Alur Jelas
Pemerintah Sosialisasi Aturan DNI ke Pengusaha pada 27 November
Bos Bappenas Jamin UMKM Terlindungi Dari Investasi Asing
Pengusaha Protes Tak Diikutkan Bahas Revisi DNI, Ini Tanggapan Menteri Sri Mulyani
Sandiaga Uno Soal Revisi DNI: Pertanda Kepanikan Pemerintah Karena Ekonomi Demam
Bos Kadin Minta Pemerintah Tunda Terapkan Revisi DNI
Pengusaha Masih Bingung Soal Kebijakan Dibukanya 25 Bidang Usaha Untuk Dikuasai Asing

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.