LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ekonomi tumbuh di bawah target, pemerintah sebut masih ada waktu

Bappenas melihat, investasi masih akan meningkat sepanjang tahun ini.

2014-05-05 19:14:00
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2014 berada di level 5,21 persen atau di bawah proyeksi pemerintah yang berada di kisaran angka 5,7-5,8 persen.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bapenas Lukita Dinarsyah Tuwo mengakui bahwa pemerintah masih harus bekerja keras untuk menggenjot perekonomian nasional.

"Saya kira ini memang tantangan bagi kita terus meningkatkan pertumbuhan. Angka 5 persen ini di bawah target tapi secara global masih baik," kata Lukita di Le Meridien, Jakarta, Senin (5/5).

Advertisement

Lukita melihat, masih ada waktu hingga akhir tahun ini untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi. Dia yakin bisa memanfaatkan kegelisahan investor dan pelaku usaha yang saat ini masih menunggu kepastian terkait hasil pemilu.

"Ini masih ada sisa waktu. Investasi pasti meningkat, mudah-mudahan bisa lebih tinggi lagi," ucap Lukita.

Terkait larangan ekspor mineral mentah di sektor pertambangan, Lukita mengklaim investor justru punya pandangan bahwa Indonesia memiliki peraturan yang lebih jelas. Dengan begitu investor semakin yakin untuk kembali berinvestasi di sektor tambang dalam negeri.

Advertisement

"Memang ada keperluan jangka pendek tapi sudah direspon. Kalau mereka sudah komitmen melakukan investasi, maka akan dibuka. Tapi komitmen untuk bangun industri (hilirisasi tambang) ini harus tegas," tutup Lukita.

Baca juga:
Aturan hilirisasi buat optimisme bisnis Indonesia menurun
Lapangan kerja sektor pertanian makin ditinggalkan
Hampir 50 persen pekerja di Indonesia lulusan SD
BPS: Banyak lulusan SMA jadi pengangguran
Per Februari 2014, 7,15 juta orang Indonesia menganggur

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.