Per Februari 2014, 7,15 juta orang Indonesia menganggur
Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir data terbaru mengenai kondisi tenaga kerja di Indonesia. Angkatan kerja Indonesia per Februari 2014 mencapai 125,32 juta orang. Angka ini meningkat jika dibandingkan angkatan kerja Februari 2013 yang hanya 123,64 juta orang.
Kelompok angkatan kerja adalah penduduk yang masuk dalam usia kerja yaitu 15 tahun ke atas. Kepala BPS Suryamin mengatakan, dari jumlah angkatan kerja tersebut, sebanyak 118,17 orang bekerja dan sisanya 7,15 juta orang menganggur. Menurut data BPS, angka pengangguran di Indonesia turun tipis dari sebelumnya 7,20 juta orang.
"Struktur dari 125,3 juta orang itu sekitar 7,15 juta diantaranya masih mencari pekerjaan. Jadi tingkat pengangguran 7,15 juta orang. Dalam satu tahun jumlah pengangguran berkurang 50.000 orang," ucap Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (5/5).
Suryamin mengatakan angkatan kerja 125,32 juta orang adalah angkatan kerja yang aktif kerja maupun mencari kerja. Saat ini masih ada 55,9 juta angkatan kerja yang tidak aktif bekerja untuk perekonomian dan tidak mencari pekerjaan.
"55,9 juta ini mereka yang tidak aktif kerja dan tidak mencari pekerjaan. Ini karena mereka aktif mengurus rumah tangga, pensiunan dan lain lain," jelasnya.
Dari jumlah pekerja di Indonesia yang mencapai 118,17 orang, ada 36,97 orang yang masuk kategori pekerja tidak penuh. Kelompok ini terdiri dari pekerja setengah penganggur yang mencapai 10,57 juta orang dan pekerja paruh waktu 26,40 juta orang.
Angka pekerja tidak penuh ini sedikit meningkat dari Februari 2013 silam yang hanya 36,65 juta orang. "Setengah penganggur turun dari sebelumnya 13,72 juta orang, sedangkan paruh waktu naik dari Februari tahun lalu itu 22,93 juta juta orang," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya