Dukung EBT di Indonesia, Prancis luncurkan klub energi terbarukan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang kerja sama terkait Energi Baru Terbarukan (EBT) bersama pemerintah Prancis dengan meluncurkan Klub energi baru terbarukan, French Renewable Energy Group (FREG).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang kerja sama terkait Energi Baru Terbarukan (EBT) bersama pemerintah Prancis dengan meluncurkan Klub energi baru terbarukan, French Renewable Energy Group (FREG).
Menteri Luar Negeri dan Pembanguan Internasional Republik Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan FREG ini nantinya menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan Prancis yang sudah beroperasi di Indonesia yang tertarik masuk ke sektor EBT.
"Dan pagi hari ini, kita meluncurkan Klub Energi Terbarukan, bersama Perhimpunan Energi Terbarukan (SER). Tujuan untuk meningkatkan B-to-B contact antara Indonesia dan Prancis khususnya untuk sektor EBT. Mendorong partisipasi perusahaan perancis dalam proyek EBT Indonesia," paparnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (28/2).
Dia juga mengatakan di Prancis, telah banyak memiliki perusahaan yang amat inovatif dan berprestasi tinggi dalam sektor EBT. Untuk itu, dalam kesempatan ini, dia berharap peluncuran klub ini akan berujung pada kerja sama yang kongkrit dalam Sektor EBT.
"Perusahaan-perusahaan yang berkumpul pagi hari ini mewakili berbagai sektor dan teknologi terbarukan, yang ingin Bapak kembangkan. Klub Energi Terbarukan yang baru saja terbentuk di Indonesia ini merupakan panggung yang dapat memperlihatkan keunggulan Prancis di sektor energi. Klub ini akan Juga memperkuat kerja sama Prancis Indonesia di bidang tersebut," jelasnya.
Lanjutnya, peluang kerja sama antara Indonesia dan Prancis dalam sektor EBT sangat besar. Di mana, pada tahun 2025 Indonesia menargetkan 23 persen EBT tercapai untuk memenuhi listrik Indonesia.
"Saya dapat mengukur dengan lebih baik, potensi dan tantangan pengembangan sumber daya terbarukan di Indonesia. Saya menyambut dengan baik ambisi Bapak untuk mencapai target 23 perse energi baru dan terbarukan dalam bauran energi listrik Indonesia pada tahun 2025," tuturnya.
Nantinya, Freg akan bekerja sama dengan masyarakat energi terbarukan Indonesia (METI) yakni perusahaan lokal yang akan membantu identifikasi dan pengembangan proyek EBT di Indonesia.
Baca juga:
Bupati Mimika: Gaji pekerja Freeport Rp 5 juta hanya tukang sapu
Bertemu Jonan, Bupati Mimika minta jatah saham divestasi Freeport
Inalum siap ambil alih divestasi saham Freeport
Temui Jonan, Uskup Papua minta hak pekerja Freeport diprioritaskan
Banyak BUMN bisa kelola tambang Freeport dan beri untung lebih besar
Peradi sebut 4.000 karyawan Freeport hanya digaji UMR Indonesia
Freeport tak akan mau beri 51 persen saham ke pemerintah