Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peradi sebut 4.000 karyawan Freeport hanya digaji UMR Indonesia

Peradi sebut 4.000 karyawan Freeport hanya digaji UMR Indonesia PT Freeport. REUTERS/Muhammad Yamin

Merdeka.com - Dewan Pembina Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan mendapat informasi bahwa selama ini pekerja dari PT Freeport Indonesia mendapatkan gaji Upah Minimun Rata-Rata (UMR) di Indonesia. Bahkan, jumlah pekerja yang mendapatkan gaji UMR sebanyak 4.000 orang.

"Ternyata juga kalau kita lihat pegawainya itu hanya mendapat UMR. Sama dengan kita ini, enggak ada istimewanya. Bagaimana di Jakarta, disana juga lebih kurang Rp 3,3 juta juga gajinya. Padahal kerjanya luar biasa. Memang itu tidak melanggar hukum, tapi tidak mendapat keistimewaan rupanya. Kita pikir orang bekerja disana itu mewah," jelasnya di gedung Kementerian ESDM, Jakarta (27/2).

Lebih lanjut, saat ini terdapat 12.000 karyawan yang bekerja di Freeport dan terdapat 4.000 karyawan lokasi atau asli daerah Papua yang bekerja di Freeport dengan gaji UMR Indonesia.

"Kita juga mendapat informasi juga, dari 12.000 pegawai Freeport itu rupanya ada hanya 4.000 pegawai dari lokal. Dan itu umumnya paling banyak di level paling bawah," ujar Otto.

Menurutnya, keuntungan yang dihasilkan Freeport dalam upaya mengeruk kekayaan sumber daya alam Indonesia terlebih lagi emas tidak dirasakan masyarakat Papua. "Tidak akan mendapatkan kemakmuran juga bagi rakyat Papua. Karena tertinggal uang itu hanya di tangan 4.000 orang, dan itu low class sekali," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP