Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Temui Jonan, Uskup Papua minta hak pekerja Freeport diprioritaskan

Temui Jonan, Uskup Papua minta hak pekerja Freeport diprioritaskan PT Freeport. ©Reuters

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima tamu istimewa dari perwakilan suku-suku di wilayah Papua dan juga menerima Uskup Gereja Timika John Philip untuk membahas masalah yang terjadi di PT Freeport Indonesia.

Uskup John Philip berharap kisruh yang terjadi Freeport dengan pemerintah harus segera diselesaikan agar tidak mensengsarakan masyarakat Papua.

"Hak dan kewajiban masing-masing harus tegas dalam regulasi-regulasi yang berlaku. Tapi dalam urusan itu kami minta hak masyarakat harus dapat tempat yang sama penting seluruh negosiasi itu. Bapak Menteri mendukung itu," kata John yang ditemui di gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (27/2).

Dia juga mengatakan semua pihak yang terlibat dalam kisruh Freeport ini harus segera diselesaikan, agar pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak perlu terjadi. "Kami juga minta baik pemerintah dan perusahaan menghentikan semua gerakan PHK, pemerintah dan perusahaan harus bertanggung jawab atas kebijakan yang dibuat sampai ada kejelasan dalam KK. Kami terserah mau tutupkan, kami tidak ada soal atau mau terus atas hak dan kewajiban masing-masing pihak diatur dengan baik," tuturnya.

Yang lebih menyedihkan, lanjut John, sebanyak 1.150 karyawan harus merasakan PHK. Sehingga, dia meminta kepada pemerintah dan Freeport bertanggung jawab terhadap situasi ini.

"Situasi ini membuat kesenjangan sosial dari segi kemanusiaan itu kurang manusia, orang tiba-tiba dihentikan, bagaiaman dia harus makan besok, bagaimana anak-anak harus pindah sekolah, ada yang stroke, sakit dan meninggal. Jadi keselamatan masyarakat lebih penting ini yang harus dilindungi," tutupnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP