LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

DPR ke Mendag: Bapak prorakyat atau membokongi rakyat?

"Rakyat seperti tidak punya menteri perdagangan."

2016-06-08 19:47:51
ekspor impor
Advertisement

Menteri Perdagangan Thomas Lembong menggelar rapat kerja dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI). Dalam rapat tersebut, dia mendapat hujan kritik.

Salah satu kecaman datang dari Politisi Partai Golkar Endang Srikarti Handayani. Dia menilai kebijakan impor yang dijalankan Thomas Lembong tidak pro-rakyat.

"Pak menteri, saya mau tanya, bapak pro-rakyat atau membokongi rakyat? Rakyat seperti tidak punya menteri perdagangan," ujar Endang, Jakarta, Rabu (8/6).

Advertisement

Tak hanya itu, wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah V itu geram dengan sikap Thomas Lembong sering mangkir rapat dengan DPR. Padahal, menurut Endang, rapat tersebut menyangkut kebutuhan hidup orang banyak.

"Pak menteri ini sombong sekali, susah buat ikut rapat di sini. Bapak jangan ngintilin pak Jokowi mulu dong. Kalau mau sukses jangan jadi menteri yang sombong, harus dekat dengan rakyat."

Dalam rapat membahas APBN Perubahan 2016 tersebut, Thomas mengajukan pemotongan pagu anggaran Kementerian Perdagangan sebesar Rp 483 miliar. Upaya penghematan tersebut juga telah disampaikan pada menteri keuangan dan kepala negara.

Advertisement

Ada empat pos anggaran belanja yang bakal mengalami pemotongan. Pertama, pos perjalanan dinas, penyelenggaraan rapat, seminar, dan sejenisnya.

Kedua, anggaran langganan daya dan jasa, serta honorarium tim dan kegiatan. Ketiga, iklan, operasional perkantoran, pembangunan dan renovasi gedung, pengadaan kendaraan dinas dan operasional.

Keempat, dana lelang atau swakelola. "Kegiatan-kegiatan yang tidak mendesak akan di carry over ke tahun anggaran berikutnya," kata Thomas.

Menurutnya, pemotongan anggaran itu berpotensi mengurangi kemampuan Kemendag memenuhi target revitalisasi 220 pasar tahun ini.

"Saat ini baru teranggarkan 168 pasar, output yang lain tidak berkurang."

Baca juga:
Sebut TKI bisa di ekspor, Mendag disebut lukai hati pekerja migran
Mendag batasi lokasi peredaran daging impor
Harga pangan naik, presiden perlu evaluasi kinerja Mendag & Mentan
Kadin minta pemerintah tak larang ekspor kelapa
Pemerintah janjikan harga daging Lebaran tahun ini Rp 80.000 per Kg

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.