Dibeli Alibaba, Lazada incar raup 560 juta konsumen
Pembelian ini menjadi skema Alibaba menjangkau pangsa pasar di Asia Tenggara.
Alibaba, situs jual beli asal China, dilaporkan sepakat untuk membeli Lazada seharga USD 1 miliar atau setara Rp 13,1 triliun (kurs Rp 13.109 per USD). Alibaba ingin memperluas pangsa pasar melalui aksi korporasi ini.
Dilansir dari CNBC, Selasa (12/4), CEO Lazada Grup, Max Bittner, mengatakan suntikan dana segar ini akan membantu pihaknya untuk mencapai target meraup 560 juta konsumen.
Presiden Alibaba, Michael Evans, mengatakan pembelian ini menjadi skema perusahaan menjangkau pangsa pasar di Asia Tenggara. "Dengan berinvestasi di Lazada, Alibaba mendapatkan akses ke pasar di luar China," ujarnya.
Alibaba akan membeli saham Lazada melalui skema right issue sekitar USD 500 juta. Selain itu, Alibaba juga akan membeli dari pemilik saham yang telah ada.
Sejumlah investor Lazada yang akan melepas sahamnya antara lain perusahaan asal Jerman Rocket Internet sebesar 9,1 persen seharga USD 137 juta. Raksasa Supermarket asal Inggris Tesco akan mejual 8,6 persen seharga USD 129 juta.
Baca juga:
Mau kuasai Asia Tenggara, Alibaba investasi Rp 13 triliun di Lazada
Di Asia Tenggara, GMV Lazada Group capai USD1,3 miliar
Lazada: 85 persen pengguna smartphone Indonesia punya 10 aplikasi
Sempat ada diskon tipuan, trafik Lazada tetap meroket saat Harbolnas
Dua kota ini jadi tempat data center Lazada
Di Online Revolution, Lazada hadirkan Lenovo A6010
Lazada jalankan strategi baru untuk dekati konsumen