Sempat ada diskon tipuan, trafik Lazada tetap meroket saat Harbolnas
Merdeka.com - Saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2015 berlangsung, Lazada Indonesia mengalami peningkatan jumlah kunjungan hingga 13,4 juta kunjungan baik melalui desktop maupun aplikasi. Sementara itu, waktu dengan jumlah kunjungan tertinggi dicapai pada pukul 11 pagi, dengan peningkatan jumlah kunjungan dimulai saat fajar.
"Kesuksesan Harbolnas merupakan bukti dari besarnya potensi e-commerce di Indonesia. Dengan ratusan ribu penawaran khusus dan jutaan produk yang ditawarkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat belanja online terhadap lebih banyak konsumen di Indonesia. Kami juga berterima kasih kepada konsumen dan penjual untuk kepercayaan, dukungan dan semangatnya yang luar biasa terhadap kegiatan ini dan kami akan terus berusaha untuk menghadirkan pengalaman belanja online terbaik bagi konsumen di Indonesia," jelas Magnus Ekbom, CEO Lazada Indonesia dalam keterangan resminya belum lama ini.
Untuk kategori Handphone & Tablet terus menjadi kategori terpopuler, muncul tren baru selama Online Revolution dan Hari Belanja Online Nasional yang dihadirkan oleh para konsumen perempuan yang menjadikan kategori Peralatan Rumah Tangga dan kategori Mainan & Bayi sebagai kategori yang meningkat kepopulerannya.
Untuk kategori Handphone & Tablet, Samsung, Lenovo dan Infinix menjadi tiga merek terpopuler. Sedangkan jumlah produk fashion yang terjual selama tiga hari melebihi jumlah rata-rata produk yang terjual dalam waktu dua minggu.
Lebih dari 1.000 orang bekerja di pusat distribusi, bersama dengan lebih dari 600 tim Layanan Pelanggan dan didukung tim khusus yang akan mengunjungi para penjual langsung untuk membantu proses pemenuhan order, Lazada Indonesia mengklaim bersiap untuk memenuhi 600.000 item yang dipesan oleh konsumen belanja online di Indonesia.
Kendati begitu, walaupun secara penjualan dan trafik ada peningkatan, Lazada Indonesia sempat mengalami persoalan dari pelapaknya yang melipatgandakan harga barang di awal sebelum memberikan diskon.
Kejadian itu, juga langsung mendapat sorotan. Beruntung, Lazada Indonesia merespon cepat kelalaian mereka dengan langsung menonaktifkan pelapak bandel.
"Hal ini biasanya diketahui oleh tim Quality Control, namun dikarenakan banyaknya produk yang kami hadirkan selama Hari Belanja Online Nasional, beberapa informasi mengenai ini terlewatkan. Kami memohon maaf untuk hal ini dan kami akan terus memastikan untuk meningkatkan proses control kualitas, yang menjadi bagian penting bagi Lazada Indonesia untuk memberikan pengalaman berbelanja online terbaik bagi konsumen," ujar Public Relation Manager Lazada Indonesia, Tania Amalia.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya