LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Di Depan Pengusaha, Sri Mulyani Banggakan Penerimaan APBN 2018 Lebihi Target

Sri Mulyani menjelaskan, pencapaian ini bukan tanpa kerja keras. Ada beberapa faktor yang menyebabkan penerimaan negara positif dan melewati target. Di antaranya adalah kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan Rupiah.

2019-02-19 15:41:17
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengundang sejumlah pengusaha dalam rangka melakukan dialog terkait kondisi ekonomi terkini. Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan pencapaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

Salah satu yang menjadi sorotan Sri Mulyani adalah penerimaan negara yang mencatatkan kinerja cukup baik yaitu sekitar 102,5 persen. Menurutnya, saat diguncang berbagai kondisi tahun lalu, angka ini merupakan prestasi.

"APBN 2018 kami bisa tutup baik itu kombinasi antara prestasi dan blessing. Kami ingin, dalam kesempatan ini menyampaikan rasa terima kasih kami, karena memang 2018 kami tutup penerimaan negara 102,5 persen dari target," ujarnya di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Selasa (19/2).

Advertisement

Sri Mulyani menjelaskan, pencapaian ini bukan tanpa kerja keras. Ada beberapa faktor yang menyebabkan penerimaan negara positif dan melewati target. Di antaranya adalah kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan Rupiah.

"Itu kombinasi harga minyak, kurs, suku bunga, ketaatan Bapak/Ibu sekalian rela atau tidak rela, saya harap rela bayar pajak. Meski pajak belum capai target, bea cukai di atas 100 persen. Dan penerimaan negara bukan pajak naik signifikan. Ini sebabkan penerimaan negara kita cukup kuat," jelasnya.

Tidak hanya penerimaan yang menunjukkan kinerja cukup baik, pemerintah juga membelanjakan anggaran pada sektor-sektor yang berdampak langsung pada masyarakat. Kemenkeu mencatat belanja mencapai 99 persen di 2018.

Advertisement

"Tahun 2018 belanja sama kuatnya, 99 persen tercapai. Itu prestasi. Mulai pendidikan, kesehatan, sampai belanja modal, transfer daerah, itu semua uang yang gerakkan lebih dari Rp 2.200 triliun," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, ke depan pemerintah akan terus menciptakan APBN yang sehat dan kredibel. Tentunya hal ini tak dapat dilakukan sendiri tanpa bantuan masyarakat dan dunia usaha.

"Saya tahu ini hasil kerja kita semua. Maka saya ingin sampaikan, supaya mereka nggak merasa 'tiap diundang ini si Ibu mau minta apalagi'. Saya ingin menyampaikan juga dalam suasana tahun baru, termasuk gong xi fa cai untuk semuanya" jelasnya.

"Kurang dari dua tahun saya di Indonesia kita membuat APBN sehat dan stabil. Sekarang karena sudah suasana sehat dan stabil, kita mulai berpikir apa yang harus dilakukan untuk buat ekonomi kuat, sehat, stabil, berkelanjutan, berkeadilan. Ini pekerjaan bersama," tandasnya.

Baca juga:
Indonesia Tarik Utang Asing Rp 799,04 Triliun di 2018, Terbesar dari Bank Dunia
Penyebab Subsidi Energi Meroket Jadi Rp 153 Triliun di 2018
Pemerintah Jokowi Tarik Utang Rp 366,7 Triliun Sepanjang 2018
Sri Mulyani Semringah Inflasi 2018 Lebih Rendah Dari Target APBN 2018
Belanja Subsidi Membengkak Hingga Rp 216,8 Triliun Selama 2018
Sri Mulyani: Pendapatan Pajak 2018 Tembus Rp 1.315 Triliun

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.