LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Demi Beli Minyak Goreng, Masyarakat Pinjam Uang ke Bank Keliling

Pendamping Masyarakat Yayasan Budaya Mandiri, Max Ohandi mengatakan, ada fenomena masyarakat rela meminjam bank keliling demi membeli minyak goreng subsidi dalam jumlah banyak.

2022-02-11 14:56:00
Minyak Goreng
Advertisement

Kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng membuat masyarakat mencari berbagai cara agar tetap bisa mendapat minyak. Belum lagi setelah pemerintah memberlakukan minyak goreng subsidi dengan harga Rp14.000 per liter.

Pendamping Masyarakat Yayasan Budaya Mandiri, Max Ohandi mengatakan, ada fenomena masyarakat rela meminjam bank keliling demi membeli minyak goreng subsidi dalam jumlah banyak.

"Kami menemukan warga sengaja beli minyak goreng dengan pinjam bank keliling," katanya dalam acara diskusi online YLKI terkait minyak goreng, Jakarta, Jumat (11/2).

Advertisement

Max mengatakan, rata rata pinjaman bank keliling yang dilakukan oleh warga sekitar Rp500.000 hingga Rp1 juta. Nantinya dana tersebut wajib dikembalikan dengan 25 kali bayar dengan bunga hampir mencapai setengah dari pinjaman.

"Rata rata yang Rp500.000 dibayar kembali menjadi Rp750.000. Pembayaran 25 kali bayar dan menurut mereka ini dipotong Rp150.000 daru tabungan mereka," katanya.

Sementara itu, akses mendapatkan minyak goreng murah dilakukan dengan bekerja sama dengan petugas minimarket. "Misalnya mereka langsung menitipkan uang, ini buat (beli) minyak goreng satu minggu ke depan ke petugas," katanya.

Advertisement

Max menambahkan, fenomena ini cukup memprihatinkan sebab masyarakat tidak menyadari sedang terjebak pinjaman bodong. Apalagi keuntungan yang didapat tidak terjamin. "Kalau dihitung hitung kan sama saja, sebab mereka akan mengembalikan uang pinjaman yang lebih besar," tandasnya.

Baca juga:
Survei YLKI: Rata-Rata Harga Minyak Goreng Rp16.171, Stok di 57 Persen Toko Kosong
YLKI Masih Temukan Ketidakmerataan Harga Minyak Goreng Subsidi
Ajak Partisipasi Masyarakat, YLKI Buat Petisi Usut Dugaan Kartel Minyak Goreng
Pastikan Tak Menimbun, Pengusaha Ritel Modern Jelaskan Sebab Kelangkaan Minyak Goreng
Holding BUMN Pangan Salurkan 57,5 Ton Minyak Goreng ke Pasar Tradisional
Pedagang Pasar di Palangkaraya Belum Jual Minyak Goreng Sesuai HET

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.