Daya beli masyarakat disebut menurun, ini pembelaan Sri Mulyani
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati membantah penurunan daya beli telah terjadi pada masyarakat. Hal tersebut berdasarkan data data perpajakan yang menunjukkan kondisi ekonomi yang cenderung positif bahkan semakin membaik.
PT Matahari Department Store Tbk berencana menutup dua gerainya di Pasaraya Manggarai dan Pasaraya Blok M. Sebelumnya, perusahaan dengan basis yang sama, PT Ramayana Lestari Sentosa juga menutup delapan gerainya di seluruh Indonesia.
Penutupan gerai-gerai perusahaan retail ini, disebut sebut dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat. Namun demikian, pemerintah terus membantah hal tersebut melihat data-data ekonomi menunjukkan kondisi perekonomian negara dalam keadaan baik.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati membantah penurunan daya beli telah terjadi pada masyarakat. Hal tersebut berdasarkan data data perpajakan yang menunjukkan kondisi ekonomi yang cenderung positif bahkan semakin membaik.
"Kami terus observasi, data perpajakan kita menunjukkan ekonomi yang cenderung positif bahkan lebih baik," ujar Menkeu Sri di Gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin (18/9).
Namun demikian, pihaknya masih melakukan kajian mengenai penyebab penutupan beberapa gerai perusahaan retail tersebut. Perubahan pola konsumsi masyarakat merupakan salah satu komponen yang akan dipelajari.
"Kehadiran secara fisik versus kegiatan kegiatan retailer yang lain, ya kami lihat saja letaknya apakah ini perubahan pola konsumsi dan lain lain," pungkasnya.
Baca juga:
Ritel tumbuh lima persen jadi bukti daya beli masyarakat RI mulai naik
BI: Daya beli masyarakat membaik, indikatornya penjualan sepeda motor naik
Sri Mulyani: Di AS mal tutup karena orang lebih suka belanja online
Cara unik LTC Glodok manjakan konsumen, termasuk transportasi antar belanjaan gratis
2018, Pelemahan konsumsi masyarakat masih jadi momok target pertumbuhan ekonomi