LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Datang mesin cetak baru, Peruri bakal kurangi pekerja

"Ada yang kami pindahkan dan kebetulan ada juga yang masuk usia pensiun," ujar Devi.

2016-04-07 17:55:55
Peruri
Advertisement

Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) bakal mengganti para pekerjanya dengan mesin. Peruri memakai kamera inspeksi pada pengujian kualitas hasil produksi seperti cetak uang kertas, perangko, materai, dan buku paspor.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Peruri Noor SDK Devi mengakui modernisasi ini bakal berdampak pada Sumber Daya Manusia (SDM).

"Ada yang kami pindahkan dan kebetulan ada juga yang masuk usia pensiun. Ini baru satu unit di mesin baru dan akan terus ditambah ke sembilan unit lainnya," ujar Devi di Hotel Arya Duta, Jakarta, Kamis (7/4).

Advertisement

Dia menegaskan satu unit mesin dioperasionalkan oleh 20 karyawan yang memegang peranan buat melihat kualitas hasil produksi.

"Secara bertahap, pekerja akan diganti karena tahun ini ada dua tambahan mesin baru yang akan dimodernisasi," pungkas dia.

Sebelumnya, Direktur Umum Peruri Prasetio menjelaskan sesuai dengan target yang diberikan Bank Indonesia sebagai pemilik sekitar dibawah 5 persen. Pihaknya bakal menekan potensi cacat produksi hingga 3-4 persen.

Advertisement

"Permintaan dari Bank Indonesia (BI) harus di bawah 5 persen. Dan kami bisa buktikan. Ke depan akan lebih rendah lagi seiring adanya mesin percetakan baru yang lebih canggih," kata dia.

Baca juga:
Usai pecat ribuan pegawai, Yahoo bakal dijual seharga Rp 133 triliun
Harga minyak anjlok, media ternama Al Jazeera pecat 500 karyawan
Inpex sebut PHK untuk menyesuaikan kebutuhan proyek Blok Masela
Kilang berhenti operasi, 600 tenaker di Bojonegoro terancam nganggur
Cegah PHK, Asosiasi bauksit minta pemerintah cabut larangan ekspor
Pemred Tempo: Tak benar ada PHK, wartawan daerah bukan karyawan
Yorrys sebut PHK dan MEA jadi dua masalah buat pekerja tanah air

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.