Dana segar dari luar negeri ibarat darah di tubuh manusia
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro menceritakan mengenai pentingnya investasi atau dana segar dari luar negeri untuk Indonesia. Menurutnya, dana ini seperti darah dalam tubuh manusia yang sangat dibutuhkan. Tak selamanya ilustrasi darah layaknya investasi.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro membuka langsung Rapat Koordinasi Pembangunan Tingkat Pusat (Rakorbangpus) bersama seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) di Bappenas, Jakarta, Selasa (11/4).
Dalam acara ini, Bambang menceritakan mengenai pentingnya investasi atau dana segar dari luar negeri untuk Indonesia. Menurutnya, dana ini seperti darah dalam tubuh manusia yang sangat dibutuhkan.
"Ibaratnya manusia ini (investasi) itu darah dalam tubuh. Kita butuh dana segar," kata Bambang.
Namun demikian, tak selamanya ilustrasi darah layaknya investasi. Misalnya, darah ketika didonorkan maka akan membuat tubuh lebih sehat, dan darah segar kembali tumbuh dalam tubuh. Hal ini tidak seperti investasi.
"Metode darah segar diambil maka kita akan sehat lagi, tapi investasi tidak begitu karena kita butuh suntikan dana segar," katanya.
Masuknya investasi ke Tanah Air menurut Bambang akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Neraca pembayan atau balance of payment akan seimbang dan menyehatkan makro ekonomi.
"Investasi masuk akan sangat baik, makro kita baik. Sangat baik kalau investasi jadi fokus kita 2018."
Mengejar pertumbuhan ekonomi menurut Bambang, tidak hanya bisa dicapai dengan kerja keras, namun penggunaan APBN secara kongkret. Oleh karena itu, selain investasi, kementerian dan lembaga juga harus bisa memantau belanja.
"APBN hasilnya harus kongkret untuk dorong ekonomi 2018. Ini bisa dengan mengarahkan belanja ataupun kebijakan."
Baca juga:
Bos Bappenas ke K/L: Jangan persulit investasi masuk ke RI
Harga minyak dunia naik usai ladang minyak Libya ditutup
Harga emas naik Rp 1.000 ke posisi Rp 591.000 per gram
Resolusi Sawit ala Parlemen Eropa bikin 3 menteri Jokowi meradang
Jokowi genjot ekonomi di Sulawesi Tenggara
Bos Bappenas: Jakarta tetap jadi pusat bisnis jika ibu kota pindah
Pemerintah patok harga gula Rp 12.500/kg dan daging Rp 80.000/kg