Cukai plastik batal tahun ini, pemerintah gagal kantongi Rp 1 T
"Pemerintah sudah mengusulkan kebijakan cukai plastik kepada DPR untuk diterapkan pada tahun ini. Pemerintah sudah siap. Kemungkinan tahun depan baru jalan. Tahun ini kan tinggal dua minggu."
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi memastikan penerimaan cukai plastik yang ditargetkan Rp 1 triliun tahun ini kandas atau tak dapat dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pembahasan kebijakan tersebut dengan komisi XI DPR ditunda sampai tahun depan.
"Pemerintah sudah mengusulkan kebijakan cukai plastik kepada DPR untuk diterapkan pada tahun ini. Pemerintah sudah siap. Kemungkinan tahun depan baru jalan. Tahun ini kan tinggal dua minggu," ujar Heru di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (16/12).
Heru menyebut, pihaknya kehilangan potensi penerimaan Rp 1 triliun dari cukai plastik. Namun, hal ini menurut Heru sudah diantisipasi dengan penerimaan lain. Seperti bea keluar yang menyumbang Rp 400 miliar dan pos bea cukai lainnya.
"Nanti mungkin dari yang kecil-kecil ya. Kan bea keluar kita surplus sedikit. Sekarang sudah plus sekitar Rp 400 miliar dan Rp 600 miliar lain, kita cari dari yang lain," ujar Heru.
Heru menegaskan, kebijakan cukai plastik masih akan menjadi fokus pemerintah tahun 2017 mendatang. Pembahasan kebijakan dengan komisi XI diharapkan segera rampung sehingga dapat diterapkan secepatnya.
"Pemerintah sudah menargetkan penerimaan dari cukai plastik di APBN 2017 sebesar Rp 1,6 Triliun," ungkap Heru.
Baca juga:
Jika disetujui DPR, cukai plastik ditarget raup Rp 1,6 T tahun depan
Pameran plastik & karet bakal digelar di DKI, bidik 13.000 pembeli
Indef: Industri petrokimia masih akan sumbang pertumbuhan ekonomi
Menakjubkan, nilai ekonomi sampah plastik RI tembus Rp 2,22 T/tahun
Anti plastik tak tepat, pemerintah harus tiru Jepang kelola sampah