LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

China Akhirnya Buka Suara Soal Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Proyek Kereta Cepat Whoosh kini sedang dalam proses restrukturisasi, sementara Danantara memberikan dua pilihan strategis untuk memperkuat KCIC.

Kamis, 23 Okt 2025 19:50:00
restrukturisasi
Sejumlah perjalanan kereta cepat Whoosh dibatalkan akibat gempa Magnitudo 5,0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung. (Liputan6.com/ Dok PT KCIC) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) berkomitmen untuk segera menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh proyek Kereta Cepat Whoosh. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa penyelesaian isu ini telah dimasukkan dalam rencana kerja resmi Danantara.

"Restrukturisasi proyek Kereta Cepat Whoosh menjadi salah satu program prioritas kami," jelas Dony. Ia juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan inisiatif PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang menjadikan rekonstruksi Whoosh sebagai agenda utama untuk memperkuat kinerja serta strategi proyek nasional tersebut.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa negosiasi pembangunan antara kedua negara sedang berlangsung. Proses ini mencakup penyesuaian struktur pembiayaan yang dianggap lebih efisien dan berorientasi jangka panjang.

"Iya, sedang berjalan (restrukturisasi) dengan pihak China, baik dengan pemerintah China (negosiasi) sedang berlangsung," ujar Rosan pada 8 Oktober 2025.

Advertisement

Dua Pertimbangan Danantara Selamatkan Proyek Whoosh

Danantara telah menyiapkan dua pertimbangan strategis untuk kontraktor proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh. Ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi yang sedang dibahas bersama pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa terdapat dua skema yang sedang dirundingkan untuk memperkuat struktur pembiayaan proyek strategis nasional ini. "Ada dua opsi yang kami siapkan. Pertama, penambahan modal (ekuitas). Kedua, opsi agar infrastruktur kereta cepat diserahkan kepada pemerintah, sebagaimana model pengelolaan industri perkeretaapian lainnya," ungkap Dony di Jakarta pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Advertisement

Pemerintah, bersama Danantara dan mitra dari China, saat ini sedang membahas penyelesaian pembiayaan KCIC, termasuk opsi permasalahan dan pengelolaan aset jangka panjang. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan model bisnis yang lebih efisien serta memastikan bahwa proyek kereta cepat pertama di Asia Tenggara ini dapat beroperasi secara optimal.

China menolak tuduhan terkait masalah keuangan yang melibatkan Whoosh

Sejumlah perjalanan kereta cepat Whoosh dibatalkan akibat gempa Magnitudo 5,0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung. (Liputan6.com/ Dok PT KCIC) © 2025 Liputan6.com

Menanggapi isu tersebut, Pemerintah China menegaskan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tetap beroperasi dengan baik dan aman. Mereka juga membantah adanya laporan yang mengatakan bahwa terdapat rekonstruksi utang antara Indonesia dan China.

Pernyataan ini disampaikan oleh Guo Jiakun, Juru Bicara Kedutaan Besar China di Indonesia, yang merujuk pada laporan media yang membahas tentang restrukturisasi utang proyek KCJB.

"Sudah dua tahun sejak kereta cepat Jakarta-Bandung resmi beroperasi. Selama dua tahun terakhir, kereta ini telah beroperasi dengan aman, lancar, dan tertib," ujar Guo Jiakun sebagaimana dikutip dari Global Times.

Dia juga menjelaskan bahwa sejak diluncurkan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah mengangkut lebih dari 11,71 juta penumpang, dengan jumlah pengguna yang terus meningkat setiap tahunnya. Proyek ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, tetapi juga menciptakan banyak lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur kereta cepat tersebut.

China menunjukkan sambutan yang positif dan berkomitmen untuk menjalin kerja sama

Sejumlah perjalanan kereta cepat Whoosh dibatalkan akibat gempa Magnitudo 5,0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung. (Liputan6.com/ Dok PT KCIC) © 2025 Liputan6.com

Guo menyatakan bahwa proyek ini telah menerima banyak respon positif dari berbagai pihak di Indonesia. Pemerintah dari kedua negara, yaitu Indonesia dan China, terus memperkuat kerja sama serta dukungan teknis demi memastikan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang aman dan berkelanjutan.

Advertisement

“Ketika menilai proyek kereta cepat, selain angka keuangan dan indikator ekonomi, kita juga harus melihat manfaat publik serta imbal hasil komprehensifnya,” ujar Guo. Dia menambahkan bahwa China berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam meningkatkan kualitas pengoperasian KCJB, sehingga proyek strategis ini dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional dan memperkuat konektivitas di kawasan Asia Tenggara.

Berita Terbaru
  • Ada Tandatangan Jokowi, Rismon Pamer Buku Berjudul Otentikasi Ijazah Joko Widodo
  • Bingung Mau Nonton Drakor Apa? Ini Pilihan Serial Korea Seru Minggu Ini
  • Aktifitas Terbuka Grup FB Gay di Jatim Mengkhawatirkan, di Kota Santri Pengikutnya Capai Belasan Ribu
  • Kurangi Macet dan Emisi, BRT Metropolitan Cekungan Bandung Bakal Digarap Brantas Abipraya
  • FOTO: Umat Hindu Rayakan Hari Raya Galungan dengan Persembahyangan di Pura
  • berita update
  • china
  • kereta cepat whoosh
  • konten ai
  • restrukturisasi
  • utang whoosh
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
M
Reporter Muhammad Ismail, Agustina Melani
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.