LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Cetak Tenaga Kerja Terampil, Kementerian PU-PR Bareng Undip Dirikan Politeknik

Mohamad Nasir mengatakan, Politeknik PU ini nantinya akan diselenggarakan di Universitas Diponegoro Semarang sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), untuk mencetak tenaga kerja berkompetensi tinggi dari lingkup pendidikan vokasional. Dia menambahkan, lulusan ke depan tidak cukup hanya dapat ijazah.

2018-12-27 11:34:45
Kementerian PUPR
Advertisement

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah resmi mendapat penyerahan izin dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk mendirikan Politeknik PU guna mencetak tenaga kerja terampil bersertifikat D1, D2 dan D3. Penyerahan izin itu ditandai dengan sesi serah terima antara Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Ruang Serbaguna Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (27/12).

Dalam sambutannya, Mohamad Nasir mengatakan, Politeknik PU ini nantinya akan diselenggarakan di Universitas Diponegoro Semarang sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), untuk mencetak tenaga kerja berkompetensi tinggi dari lingkup pendidikan vokasional.

"Ini karena menjadi sangat penting men-supply tenaga kerja di Indonesia dengan baik. Dalam politeknik, dosen selama ini syaratnya harus S2. Saya sudah keluarkan kebijakan, kalau politeknik 50 persen dari akademik, 50 persen dari industri," papar dia.

Advertisement

Dia menambahkan, lulusan ke depan tidak cukup hanya dapat ijazah. "Pekerjaan itu yang dicari bukan masalah ijazah, tapi kompetensi. Oleh karena itu, ke depan mahasiswa harus mendapatkan sertifikat kompetensi pada bidangnya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kementerian PUPR Lolly Martina Martief mengutarakan, kerjasama Kementerian PUPR dengan Undip untuk Politeknik PU ini nantinya akan memiliki lingkup pada pemanfaatan lahan, tenaga pengajar, laboratorium dan peralatan, serta kerjasama lainnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Untuk tahap awal, sambungnya, Politeknik PU mengusulkan pendirian tiga program studi, diantaranya Teknologi Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, dan Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan.

Advertisement

"Pendidikan Politeknik PU diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan SDM lulusan program pendidikan yang spesifik bidang ke-PU-an. Lulusan Politeknik PU diharapkan mempunyai kemampuan dalam pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan Konstruksi Bangunan air, Konstruksi Bangunan Gedung, dan Konstruksi Jalan dan Jembatan serta pengoperasian peralatan dan teknologi konstruksi," urainya.

Di sisi lain, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, Politeknik PU akan mulai menerima mahasiswa sesuai dengan tahun ajaran baru 2019. Secara jumlah, ia memperkirakan, Politeknik PU bakal menggaet sekitar 150 mahasiswa baru. "Ini kan tiga bidang studi, kalau saya pikir 50-50-50 bisa 150 orang," ujar dia.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Hadapi Industri 4.0, KSPI Minta Pemerintah Buat Aturan Lindungi Pekerja
Kehadiran Robot Lebih Mengancam Tenaga Kerja Perempuan, Ini Alasannya
KSPI Sebut Klaim Pemerintah Ciptakan 10 Juta Lapangan Kerja Tak Benar, Ini Alasannya
Rapat Akbar KRPI, Rieke Diah Pitaloka Ajak Pekerja Kawal Kebijakan Pemerintah
Industri 4.0 Bakal Ciptakan 17 Juta Lapangan Kerja Baru
Produktivitas Pekerja RI Kalah Dibanding Sri Lanka
JobStreet: E-commerce Jadi Sektor yang Banyak Serap Tenaga Kerja

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.