LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bulog akui masalah HPP jadi penyebab tak serap beras petani

Selama ini penyerapan beras dan gabah terbentuk dari pemasukan dan permintaan.

2016-01-21 15:36:09
stok beras nasional
Advertisement

Badan Urusan Logistik (Bulog) meminta pemerintah untuk menerapkan kebijakan fleksibilitas pada Harga Pokok Pembelian (HPP) beras dan gabah. Hal ini menjadi penyebab Bulog tak menyerap beras petani.

Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti mengaku HPP jadi masalah utama. Alasannya, selama ini penyerapan beras dan gabah terbentuk dari pemasukan dan permintaan.

Menurut dia, harga beras dipengaruhi oleh panen. Saat panen raya dan pasokannya melimpah bisa membuat harga beras turun. Sebaliknya, ketika tidak ada panen raya, pasokan beras akan turun dan harganya akan naik.

Advertisement

"Itu(HPP) jadi konsen yang tidak ringan, istilahnya kita disuruh ke lapangan pakai satu kaki. Intinya kita ingin minta fleksibilitas harga karena harga terbentuk oleh suplai dan permintaan kan sama, yang beda adalah distribusi. Memasuki musim gadu, suplai berkurang, demand sama, harga akan naik," kata dia kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (21/1).

Sementara itu, Direktur Pengadaan Wahyu Suparyono meminta Presiden Joko Widodo mengeluarkan instruksi Presiden untuk mengatasi masalah tersebut.

"Usulan fleksibilitas harga diserahkan pada pemerintah. Diatas HPP 10 persen itu jadi kewenangan Bulog yang dibeli jadi beras medium (PSO), kami minta itu ditetapkan dalam inpres," pungkas Wahyu.

Advertisement

Baca juga:
Alasan cuaca, Bulog tak mampu serap ketersediaan beras di 2015
Turunkan angka kemiskinan, Darmin bakal naikkan harga beras petani
2016, Menteri Amran target swasembada beras
Musim tanam mundur, mentan jamin stok beras aman
Kementan target 9 juta hektar lahan tertanam padi di awal 2016

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.