Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alasan cuaca, Bulog tak mampu serap ketersediaan beras di 2015

Alasan cuaca, Bulog tak mampu serap ketersediaan beras di 2015 Beras Raskin. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Badan Urusan Logistik (Bulog) tak memenuhi target revisi realisasi pengadaan beras pada Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2015. Realisasi pengadaan beras hingga akhir tahun mencapai 3,2 juta ton beras atau setara dengan 73 persen dari target 4 juta ton.

"Ada banyak faktor yang memungkinkan adanya penurunan target revisi yang ada, salah satunya iklim. El nino yang tak bisa kita hindari," kata Kepala Bulog Djarot Kusumayakti dalam paparan kinerja di kantornya, Jakarta, Kamis (21/1).

Djarot menegaskan untuk pencapaian penjualan kegiatan komersial mencapai sebesar Rp 6,5 triliun atau sebesar 50,32 persen dari target dalam revisi RKAP 2015.

"Perhitungan perkiraan realisasi laba rugi konsolidasi perusahaan pada akhir tahun 2015 memperoleh laba sebelum pada akhir tahun sebelum pajak sebesar Rp 1,5 triliun dengan laba komprehensif sebesar Rp 1,1 triliun," kata dia.

Djarot mengatakan tantangan untuk menjaga ketahanan pangan semakin berat. Alasannya, jumlah penduduk semakin meningkat serta laju konversi sumber produksi pangan yang tak terkendali.

"Kita akan terus memperbaiki kualitas beras miskin dan beras kesejahteraan sesuai dengan fungsi sosial, selain adanya fungsi sebagai perusahaan," pungkas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP