Bukan Kaleng-Kaleng, Ini Sosok Bobby Rasyidin Dirut KAI Anyar Lulusan Sidney Bergelar MBA
Bobby Rasyidin kini menjabat sebagai Direktur Utama KAI, menggantikan Didiek Hartantyo. Berikut adalah profil lengkap Bobby Rasyidin.
Pemegang saham resmi melakukan perubahan pada jajaran Dewan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Bobby Rasyidin diangkat sebagai Direktur Utama KAI, menggantikan Didiek Hartantyo. Berikut adalah profil lengkap Bobby Rasyidin.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komisaris di PT LEN Industri (Persero), yang merupakan Holding BUMN di sektor Industri Pertahanan Defend ID. Pengangkatannya berdasarkan surat keputusan NOMOR SK-39/MBU/02/2025 yang ditandatangani pada tanggal 21 Februari 2025.
Bobby Rasyidin bukanlah sosok yang asing bagi LEN Industri. Sebelum menjabat sebagai Komisaris, ia telah menjabat sebagai Direktur Utama Len Industri dari tahun 2021 hingga 2025 dan juga pernah menjadi Komisaris Independen di PT GMF Aero Asia Tbk.
Sejak Juni 2020, Bobby juga menjabat sebagai Direktur Utama di PT Teknologi Riset Global Investama, dan sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Len Telekomunikasi Indonesia dari 2016 hingga 2019, serta di PT Indonesian Cloud dari 2019 hingga 2021.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia dari 2016 hingga 2021 dan Direktur Utama di PT Alcatel Lucent Indonesia pada periode 2012 hingga 2015.
Dari segi pendidikan, Bobby Rasyidin menempuh gelar Sarjana Teknik Telekomunikasi di ITB pada tahun 1996, kemudian melanjutkan pendidikan dengan meraih gelar MBA di UNSW Sydney pada tahun 2000, serta menyelesaikan gelar Master of Psychology Management di Naperville pada tahun 1999.
Bobby Rasyidin diangkat sebagai Direktur Utama KAI
Baru-baru ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melakukan perubahan pada jajaran dewan direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Bobby Rasyidin kini menjabat sebagai Direktur Utama KAI, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Didiek Hartantyo.
Perubahan ini tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham PT Kereta Api Indonesia, dengan nomor SK-223/MBU/08/2025 dan SK.038/DI-DAM/DO/2025 yang ditandatangani pada tanggal 12 Agustus 2025. Sebanyak tujuh nama baru telah diangkat ke dalam jajaran Direksi KAI, dan penyesuaian ini juga mencakup perubahan nomenklatur jabatan di BUMN kereta api, termasuk penambahan posisi Wakil Direktur Utama.
Daftar Dewan Direksi KAI
Berikut adalah nama-nama yang terpilih menjadi anggota dewan direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Bobby Rasyidin menjabat sebagai Direktur Utama, sementara Dody Budiawan diangkat sebagai Wakil Direktur Utama.
I Gede Darmayusa akan mengisi posisi sebagai Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi, dan Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat dipercaya sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko.
Selain itu, Atih Nurhayati menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan, Rafli Yandra sebagai Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha, serta Indarto Pamoengkas sebagai Direktur Keuangan dan Umum.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu (13/8/2025), EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menyatakan, "Kami menyambut baik kehadiran jajaran komisaris dan direksi yang baru akan memperkuat langkah KAI dalam menghadirkan layanan terbaik dan berkontribusi bagi kemajuan perkeretaapian nasional." Pernyataan ini menunjukkan harapan besar terhadap tim baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi perusahaan dan sektor perkeretaapian di Indonesia.
5 Direksi Dipecat
Dalam keputusan yang sama, terdapat lima nama yang dipecat dari jajaran dewan direksi. Di antara mereka adalah Didiek Hartantyo yang menjabat sebagai Direktur Utama, Hadis Surya Palapa sebagai Direktur Niaga KAI, dan Rudi As Aturridha yang merupakan Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan.
Selain itu, Rosma Handayani diangkat sebagai Direktur SDM dan Umum KAI, sementara John Robertho diberhentikan dari posisi Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI.
Anne Purba, selaku VP Public Relation KAI, mengungkapkan bahwa perubahan dalam susunan direksi dan komisaris ini merupakan langkah untuk melakukan pembaruan.
"KAI akan terus melakukan pembaruan dan perbaikan secara menyeluruh demi mewujudkan visi menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan nilai tambah yang kontinu bagi masyarakat dan bangsa," tutup Anne.
Tanggung Jawab Dewan Direksi Anyar KAI
Berikut adalah susunan terbaru Dewan Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang telah ditetapkan. Di posisi teratas, Direktur Utama dijabat oleh Bobby Rasyidin, sedangkan Dody Budiawan menjabat sebagai Wakil Direktur Utama. Selanjutnya, I Gede Darmayusa mengisi jabatan Direktur Portofolio Manajemen & Teknologi Informasi. Untuk Direktur Perencanaan Strategis & Manajemen Risiko, posisi ini dipegang oleh Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat.
Atih Nurhayati ditunjuk sebagai Direktur SDM & Kelembagaan, sedangkan Rafli Yandra mengemban tugas sebagai Direktur Bisnis & Pengembangan Usaha. Indarto Pamoengkas menjabat sebagai Direktur Keuangan & Umum, dan Heru Kuswanto bertanggung jawab sebagai Direktur Pengelola Sarana & Prasarana.
Awan Hermawan Purwadinata menjabat sebagai Direktur Operasi, dan Dadan Rudiansyah sebagai Direktur Keselamatan & Keamanan. Dengan susunan direksi ini, KAI diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.