LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS catat konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01 persen di kuartal III-2018

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan, pada kuartal III 2018 konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di 2017 yang sebesar 4,93 persen.

2018-11-05 12:22:49
BPS
Advertisement

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan, pada kuartal III 2018 konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di 2017 yang sebesar 4,93 persen.

"Konsumsi rumah tangga ini lebih tinggi dari kuartal III 2017‎," ujar ‎Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Senin (5/11).

‎Dia mengatakan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini didorong oleh penjualan eceran yang tumbuh 4,21 persen. Hal ini menguat dari kuartal III 2017 yang tumbuh 0,13 persen.

Advertisement

‎"Konsumsi rumah tangga ini masih kuat, ada beberapa fenomena yang menguatkan, seperti penjualan eceran tumbuh 4,21 persen. Ini bagus. Seperti untuk penjualan makanan dan minuman, sandang, rekreasi, BBM," jelas dia.

Selain itu, penjualan wholesale mobil penumpang juga tumbuh 8,4 persen. Ini menguat dari kuartal III 2017 yang sebesar 1,17 persen.

"Impor barang konsumsi juga masih kuat. Kalau tidak ada permintaan tidak mungkin ada impor barang konsumsi. Penjualan mobil penumpang masih bagus, sepeda motor masih bagus," ungkap dia.

Advertisement

Sementara total nilai transaksi kartu kredit, kartu debit dan uang elektronik tumbuh 11,94 persen. Angka ini menguat dibandingkan kuartal III 2017 yang tumbuh 11,05 persen.

‎"Total nilai transaksi kartu kredit, kartu debit tumbuh 11,94 persen, lebih tinggi dari periode yang sama di 2017," tandas dia.

Secara umum, komponen pertumbuhan rumah tangga pada kuartal III-2017 antara lain makanan dan minuman (selain restoran) 5,21 persen; pakaian, alas kaki dan jasa perawatannya 4,45 persen; perumahan dan perlengkapan rumah tangga 4,01 persen; kesehatan dan pendidikan 5,06 persen; transportasi dan komunikasi 5,68 persen; restoran dan hotel 5,69 persen; dan lainnya 1,84 persen.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini alasan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2018 turun
Kuartal III-2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,17 persen
Triwulan III-2018, industri pengolahan tembakau turun 44,78 persen
Sewa rumah dan bahan bakar jadi penyumbang besar bagi inflasi Oktober 2018
Hingga September, jumlah kunjungan turis tembus 11,93 juta

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.