BPKP tak diajak ESDM soal tim independen divestasi Freeport
Tim independen tersebut terdiri dari Kementerian Keuangan, Sekretariat Kabinet, BPKP, BKPM dan Kementerian BUMN.
Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Ardan Adi mengaku belum terima proposal dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pembentukan tim independen guna membahas soal divestasi saham PT Freeport.Tim independen tersebut terdiri dari Kementerian Keuangan, Sekretariat Kabinet, BPKP, BKPM dan Kementerian BUMN.
"Belum, belum ada komunikasi dengan ESDM," kata Ardan usai membuka acara Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Internal Pemerintah, di kantornya, Jakarta, Selasa (19/1).
Dia pun enggan berkomentar terkait rencana pembelian divestasi saham PT Freeport Indonesia. "Enggak, enggak kita enggak ada komentar soal itu," tegas dia.
Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo pun enggan mengomentari pembelian divestasi saham perusahaan asal Amerika Serikat ini. Dia langsung mengambil langkah seribu saat diminta tanggapan soal divestasi Freeport.
"Nanti, nanti saja," kata Mardiasmo.
Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) siap membentuk tim independen terkait divestasi Freeport. Adapun tim tersebut berisi dari lintas Kementerian dan lembaga negara.
"Ada kementerian keuangan, ada BKPM, Setkab, BPKP dari Kementerian Perekonomian, Kejaksaan, BUMN tentu saja," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Bambang Gatot.
Baca juga:
DPR curiga ada permainan di balik mundurnya bos Freeport
DPR: Mundur dari Freeport, Maroef menghargai kebijakan perusahaan
Maroef mundur dari Freeport, ESDM sebut negosiasi saham tetap jalan
5 Bisikan ke pemerintah soal mahalnya harga saham Freeport
Freeport McMoran dinilai tak hargai kinerja Maroef Sjamsoeddin
Maroef Sjamsoeddin mundur dari Bos Freeport Indonesia
Banyak perusahaan Indonesia lebih menguntungkan dibanding Freeport