DPR: Mundur dari Freeport, Maroef menghargai kebijakan perusahaan
Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat menghargai keputusan Maroef Sjamsoeddin melepas jabatan presiden direktur PT Freeport Indonesia. Pengunduran diri itu dinilai sebentuk penghormatan Maroef terhadap kebijakan perusahaan.
"Itu kebijakan perusahaan. Beliau menghargai kebijakan perusahaan. Pak Maroef mengundurkan diri itu pilihan dia," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Satya Widya Yudha saat di hubungi merdeka.com, Selasa (19/1).
Menurut Satya, perusahaan asing tak memiliki standar durasi perpanjangan masa pengabdian pensiunan.
"Di asing itu modelnya kalo usia pensiun, satu tahun diperpanjang lalu satu tahun diperpanjang sampai waktu yang diinginkan perusahaan."
Atas dasar itu, Satya enggan berspekulasi pengunduran diri mantan wakil kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu lantara ada konflik internal di perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia tersebut.
"Saya tidak bisa berkomentar apa-apa, karena takutnya itu spekulasi," ucap dia singkat.
Kemarin, Maroef menyatakan kontrak kerjanya sebagai presiden direktur Freeport Indonesia telah berakhir. Itu diungkapkan dalam memo pemberitahuan untuk semua karyawan Freeport Indonesia, tertanggal Senin 18 Januari 2016. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya