LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPJS-TK Bakal Gandeng Kartu Pra-Kerja Buka Program Pelatihan Vokasional

BPJS Ketenagakerjaan pada 2019 siap membuat program pelatihan vokasional atau vocational training yang bisa diikuti 20 ribu orang. Pelatihan ini ditujukan bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk berbagai kategori, salah satunya yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

2019-03-13 17:46:13
BPJS Ketenagakerjaan
Advertisement

BPJS Ketenagakerjaan pada 2019 siap membuat program pelatihan vokasional atau vocational training yang bisa diikuti 20 ribu orang. Pelatihan ini ditujukan bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk berbagai kategori, salah satunya yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto membuka kemungkinan untuk menjalin sinergitas antara vocational training ini dengan program pelatihan tenaga kerja lainnya, termasuk usulan Kartu Pra Kerja yang dicanangkan Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi).

"Iya, saya kira sangat dimungkinkan, karena pada dasarnya ini adalah pemberian training atau pelatihan. Nanti bagaimana sinerginya, kita harus duduk bersama," ungkap dia di Institut BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, Rabu (13/3/2019).

Advertisement

Inisiasi Kartu Pra Kerja sendiri dicanangkan Jokowi yang kembali menyalonkan diri pada Pemilihan Presiden RI 2019-2024. Ide ini diajukan untuk memberi pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

Melalui program ini, pemerintah nantinya akan memberikan insentif gaji kepada lulusan SMK dan setingkatnya yang mengikuti pelatihan namun belum memiliki pekerjaan.

Agus melanjutkan, pelaksanaan vocational training ini akan dilaksanakan secara multiyears dengan target peserta sebanyak 20 ribu orang. Target tersebut ditetapkan berdasarkan kemampuan anggaran perseroan, yakni sebesar Rp 294 miliar.

Advertisement

"Ini baru tahun ini, tahun ini kita anggarkan sebesar Rp 294 miliar. Dan ini kita bisa evaluasi lagi apakah kurang, tentunya kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan dari BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

"Tapi pada prinsipnya ini adalah insiatif BPJS Ketenagakerjaan untuk berkontribusi membangun sumber daya manusia Indonesia," dia menambahkan.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kartu Pra-Kerja Jokowi Bakal Masuk RPJMN 2020-2024
Bos Bappenas Ingin BUMN Terus Buka Lapangan Kerja Guna Kurangi Kemiskinan
BPJS-TK Gelontorkan Rp 294 M di 2019 untuk Pelatihan 20.000 Peserta Korban PHK
Strategi BPJS Ketenagakerjaan Ciptakan Kembangkan SDM Dalam Negeri
Bos Bappenas Optimis Indonesia Lampaui Target Penciptaan Lapangan Kerja

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.