BPJS Ketenagakerjaan Target Kelola Dana Lebih dari Rp 400 Triliun di 2019
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mencanangkan program pertumbuhan agresif di 2019, tidak hanya dalam jumlah kepesertaan melainkan juga dana kelolaan. Tercatat, dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan pada Februari 2019 sekitar Rp 374 triliun.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mencanangkan program pertumbuhan agresif di 2019, tidak hanya dalam jumlah kepesertaan melainkan juga dana kelolaan. Tercatat, dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan pada Februari 2019 sekitar Rp 374 triliun.
"Strategi tahun ini kita terapkan strategi pertumbuhan agresif. Terakhir di Februari dana kelolaan kita Rp 374 triliun, sampai akhir tahun target dana kelolaan Rp 400 triliun lebih," tucap Agus di Balai Kartini, Rabu
(10/4).
Optimisme pertumbuhan dana kelolaan ini tidak terlepas dari prediksi BPJS Ketenagakerjaan terhadap kondisi makro ekonomi Indonesia yang jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dia mencontohkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun ini akan tumbuh lebih stabil tanpa ada gejolak yang signifikan akibat berbagai sentimen.
Mengenai jumlah kepesertaan, Agus mengaku pada akhir Februari 2019 sebesar 30,5 juta peserta. Adapun target hingga akhir tahun 2019 mencapai 34,3 juta.
"Kita optimis kondisi makro ekonomi akan lebih baik, ini akan linier dengan dana investasi yang kita lakukan. Kita lihat arus inflow tiga bulan terakhir besarnya hampir sama dengan setahun di 2018. Itu membuktikan kepercayaan internaisonal ke indonesia membaik," pungkasnya.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Kominfo Usul BPJS Ketenagakerjaan Ganti Branding & Tingkatkan Layanan
BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Layanan Masyarakat 175
Siloam Luncurkan Layanan Okupasi Guna Turunkan Risiko Kecelakaan Kerja
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Apindo Petakan Kebutuhan Tenaga Kerja
BPJS-TK Bakal Gandeng Kartu Pra-Kerja Buka Program Pelatihan Vokasional
BPJS-TK Gelontorkan Rp 294 M di 2019 untuk Pelatihan 20.000 Peserta Korban PHK