BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan ke 30 KPPS Meninggal dan Kecelakaan
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mencatat terdapat 50.000 hingga 100.000 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, terdapat 30 KPPS terdaftar yang meninggal dan kecelakaan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mencatat terdapat 50.000 hingga 100.000 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, terdapat 30 KPPS terdaftar yang meninggal dan kecelakaan.
"Dari yang terdaftar di BPJS-TK ada 30 orang yang mengalami kecelakaan atau meninggal dunia, semua sudah kita santuni," kata Agus Susanto usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Senin (6/5).
Dia menjelaskan, santunan tersebut diberikan karena para petugas sudah terdaftar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Petugas KPPS ada yang didaftarkan oleh masing-masing. Inisiatif daerah, tidak semua memang. Mereka didaftarkan dan dibiayai oleh pemberi kerja atau masing-masing daerah," kata Agus.
Sebelumnya, Agus Susanto menegaskan bahwa jika pekerja sudah terdaftar dan membayar iuran maka akan mendapat santunan sebagaimana mestinya.
"Risiko kematian bisa terjadi di mana pun kapanpun. Pastikan masing-masing pekerja telah memiliki perlindungan. Seluruh pekerja ini informal, bukan hanya formal. Pastikan dulu sudah punya (BPJS)," ungkapnya di Jakarta, Kamis (2/5).
Namun demikian, BPJS sendiri tidak terlibat kerja sama dengan KPU dalam mempersiapkan asuransi bagi para petugas Pemilu. Meski begitu, Agus mengakui ada beberapa daerah yang mendapat cakupan BPJS untuk petugas Pemilu, contohnya di Pasuruan.
"Itu (cakupan BPJS) juga didapat karena pemerintah daerahnya inisiatif mendaftarkan petugas pemilu ke BPJS, sehingga mendapatkan asuransi saat terjadi kecelakaan kerja," ungkapnya.
Agus menambahkan, saat ini masalah kecelakaan kerja menjadi perhatian seluruh dunia. International Social Security Association (ISSA) memperkenalkan Vision Zero, salah satu pendekatan untuk mencegah kecelakaan dalam kerja. Agus berharap Vision Zero dapat diimplementasikan ke semua elemen pekerjaan.
"Mari kita wujudkan pekerja Indonesia yang sadar keselamatan dan kesehatan kerja," tutupnya.
Baca juga:
KPU Kalteng: 70 Petugas Pemilu Sakit, 4 Meninggal Dunia
440 Petugas KPPS Meninggal, PAN Sepakat Pemilu Serentak Dievaluasi
Alami Sesak Napas Sehari Setelah Pemilu, Anggota KPPS di Makassar Meninggal Dunia
Jumlah Petugas KPPS Meninggal Bertambah, Totalnya Jadi 440 Orang
Kisah Anggota KPPS Dikeluarkan dari Pekerjaan Karena Sakit Terlalu Lama Usai Pemilu
412 Anggota KPPS Meninggal, PKS Minta Kader Kibarkan Bendera Setengah Tiang