LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BP dan AKR Lirik Bisnis Penjualan Avtur di Indonesia

‎Direktur Utama AKR, Haryanto Adikoesomo mengatakan, pihaknya telah menyepakati kerja sama dengan BP pada bisnis hilir, di antaranya dalam penjualan avtur. Saat ini perusahaan sedang melakukan persiapan untuk menjalankan bisnis tersebut.

2019-02-14 20:28:33
Avtur
Advertisement

PT AKR Corporindo dan British Petroleum (BP) melirik pasar avtur Indonesia setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) berniat membuka kesempatan pihak swasta untuk menjual avtur di Tanah Air.

‎Direktur Utama AKR, Haryanto Adikoesomo mengatakan, pihaknya telah menyepakati kerja sama dengan BP pada bisnis hilir, di antaranya dalam penjualan avtur. Saat ini perusahaan sedang melakukan persiapan untuk menjalankan bisnis tersebut.

"AKR sudah menandatangani Join Venture bersama BP untuk bisa menjual avtur. Kami saat ini sedang menyiapkan," kata Haryanto, di Jakarta, Kamis (14/2).

Advertisement

Menurut Haryanto, AKR dan BP mengincar pasar avtur di wilyah Indonesia Timur, sebab di wilayah tersebut masih memiliki potensi besar ‎karena belum terpenuhi kebutuhan avtur.

"Di Indonesia Timur yang akan kita kembangkan lebih lagi, karena Indonesia Timur punya potensi yang lebih besar," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi mengaku kaget mendengar mahalnya harga avtur. Jokowi memberikan dua pilihan kepada Pertamina, yaitu menurunkan harga atau mengizinkan perusahaan minyak lainnya untuk menjual avtur. Hal ini lantaran dia menilai harga avtur yang tinggi akan berdampak negatif kepada sektor-sektor lainnya.

Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, opsi yang ditawarkan Jokowi tersebut sangat bagus.

"Bagus juga (swasta ikut menjual avtur) Kenapa tidak? Sekarang mungkin lagi dirumuskan jangan lagi hanya Pertamina," ‎tandasya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kemenkeu: Tak Tepat PPN Jadi Penyebab Mahalnya Harga Avtur di Indonesia
Mengupas Harga Avtur di Indonesia
Jokowi Perintahkan Hitung Ulang Penentuan Harga Avtur
Menko Darmin Sebut Harga Avtur Indonesia Lebih Murah dari Eropa
Menteri Rini soal Harga Avtur RI Beda dengan Singapura: Di Kita ada PPN

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.