LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos OJK: Bangun produktivitas jasa keuangan lewat karate

Bos OJK: Bangun produktivitas jasa keuangan lewat karate. Komunitas ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja semua instansi dan membangun produktivitas pekerja. Tidak hanya bank, sektor non-bank juga punya komunitas karate yang harus disatukan untuk mempererat kerja sama sektor keuangan.

2017-05-08 21:06:27
OJK
Advertisement

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad, menghadiri acara launching formatur komunitas karate sektor jasa keuangan di Plaza Mandiri, Senin (8/5). Muliaman mendukung penuh terbentuknya komunitas karate jasa keuangan untuk mempererat silaturahmi.

Komunitas ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja semua instansi dan membangun produktivitas pekerja.

"Membangun spirit karateka, membawa nama baik lembaga tempat bekerja, hubungannya sangat langsung dalam penyaluran minat dan saya harap ini bisa membantu produktivitas," kata Muliaman.

Muliaman sempat bercerita waktu masih menjadi deputi gubernur Bank Indonesia, dia membuat suatu event lomba karate. Dalam acara ini, banyak perbankan yang berminat mengirim kontingen, namun acara ini akhirnya dikritik.

"Waktu itu pertama kita lakukan tapi tidak maju. Tidak banyak bank mau ikut, mereka bilang pendaftaran tidak disebarluaskan," sambungnya. Muliaman mengakui persiapan waktu itu tidak terlalu panjang.

Seiring berjalan waktu, minat sektor jasa keuangan cukup tinggi untuk karate. Tidak hanya bank, sektor non-bank juga punya komunitas karate yang harus disatukan untuk mempererat kerja sama sektor keuangan.

"OJK tidak hanya bank, komunitas kita jadi besar, non-bank berminat bangun karate. Wadah ini silaturahmi yang baik."

Baca juga:
Triwulan I-2017, sistem keuangan Indonesia dinilai stabil
Pahami hal ini agar tak mudah tertipu investasi bodong
Waspada, marak penawaran investasi ilegal lewat media online
Punya modal Rp 32 triliun, CIMB Niaga masuk kelompok bank papan atas
OJK: Pertumbuhan industri dana pensiun RI masih lambat
Bank wakaf ditargetkan berdiri Juni 2017
Potensi investor tinggi, BEI buka Kantor Perwakilan Solo

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.