Bos Lippo sebut e-commerce dapat kurangi kemiskinan
Pendiri Lippo Group Mochtar Riady mengatakan sistem perdagangan berbasis elektronik atau e-commerce dapat mengurangi pengentasan kemiskinan. Menurutnya, Negara China sangat sukses menjalankan bisnis perdagangan elektronik atau e-commerce. Negara China berhasil menerapkan perdagangan e-commerce.
Pendiri Lippo Group Mochtar Riady mengatakan sistem perdagangan berbasis elektronik atau e-commerce dapat mengurangi pengentasan kemiskinan. Menurutnya, Negara China sangat sukses menjalankan bisnis perdagangan elektronik atau e-commerce.
"Dengan e-commerce, penjual dan pembeli bisa langsung kontak. Sistem e-commerce ini sangat penting dalam pengentasan kemiskinan," kata Mochtar dalam acara Indonesia Change Management Forum (ICMF) 2017 di Gedung Menara Merdeka, Jakarta, Senin (3/4).
Dia menegaskan Negara China berhasil menerapkan perdagangan e-commerce. Contohnya, China berhasil menjual melon terbaik di dunia yang ditanam di Provinsi Xinjiang. Dengan teknologi ini melon tersebut bisa sampai ke Hongkong dalam 12 jam.
"Sekarang di China mengubah fenomena perdagangan, sehingga membuat orang-orang desa dan petani bisa menikmati perkembangan pertumbuhan ekonomi," tegasnya.
Lebih lanjut, Mochtar juga menambahkan Alibaba menjadi pusat perbelanjaan digital asal China yang paling sukses. Dia yakin industri ekonomi digital di Indonesia masih mempunyai kesempatan untuk berkembang.
"Penyesuaian diri bagi industri terkait untuk merespons situasi baru yang sedang berkembang saat ini terkait dengan ekonomi digital," pungkasnya.
Baca juga:
Menkeu Sri Mulyani blokir izin 9.568 perusahaan impor
OJK dorong bank rangkul perusahaan fintech
Distribusi lahan, pemerintah bentuk tim percepatan reformasi agraria
Februari 2017, BPS catat kunjungan wisman turun 7,29 persen
Misbakhun nilai Sigit Pramono dan Agus Santoso tak layak pimpin OJK
Deflasi Maret 2017, panen raya tekan efek penaikan harga energi
Di luar dugaan, deflasi 0,02 persen pada Maret 2017