LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Kadin sebut ekspor RI turun akibat minimnya perjanjian dagang

Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, Indonesia memang kalah dalam ekspor komoditas. Hal ini dikarenakan perjanjian dagang Indonesia masih minim. Selain itu, suku bunga dan biaya logistik di Indonesia juga masih lebih tinggi dari negara lain, yang menyebabkan ekspor RI masih rendah.

2018-02-02 18:26:39
KADIN
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekspor Indonesia pada 2017 mencapai USD 145 miliar, masih kalah dengan Thailand yang mencapai USD 231 miliar, Malaysia sebesar USD 184 miliar, dan Vietnam yang mencapai USD 160 miliar.

Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, Indonesia memang kalah dalam ekspor komoditas. Tercatat, ekspor komoditas hanya mencapai 40 persen, lebih rendah dari negara lain.

"Bagaimana cara kita mau dagang kalau barangnya tidak kompetitif, atau karena barangnya bagus tapi kita tidak ada FTA (free trade agreement) dengan negara lain jadi kurang," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/2).

Advertisement

Dia mencontohkan, ekspor minyak kelapa sawit (CPO) Indonesia dalam dua tahun turun menjadi USD 60 juta dari yang sebelumnya bisa menembus angka USD 360 juta. Hal ini dikarenakan perjanjian dagang Indonesia masih minim.

"Kenapa mereka pindah ke Malaysia. Karena Malaysia sudah menandatangani FTA dengan Turki, sedangkan di satu sisi perdagangan kita 80 persen masih dikuasai komoditas," jelasnya.

Meski demikian, Indonesia masih unggul dalam manufaktur, sehingga pemerintah dan stakeholder harus bisa memanfaatkan sektor tersebut dan tidak bergantung oleh komoditas agar tidak tertinggal dari negara lain.

Advertisement

Selain itu, suku bunga dan biaya logistik di Indonesia juga masih lebih tinggi dari negara lain, yang menyebabkan ekspor RI masih rendah. Rosan menilai apa yang disampaikan Presiden Jokowi bukan hanya ditujukan kepada Kemendag, tapi semua kementerian terkait agar semua sisi harus diperbaiki.

"Jadi selama ini ekspor kita bergantung pada komoditas dan itu tidak sehat, jadi saya berterima kasih presiden membandingkan dengan negara lain," tandasnya.

Baca juga:
BKPM sebut regulasi buat investasi dan ekspor RI jauh tertinggal dari negara tetangga
Kemendag gandeng Blibli bantu UKM pasarkan produk hingga ke luar negeri
Lewat Tanihub, petani bisa ekspor hasil panen capai Rp 5 M per bulan
Jokowi marah ekspor RI kalah dibanding Vietnam, ini solusi bos BKPM
Blibli akui situsnya banyak diserbu produk asing
Saran bos Bappenas kepada Kemendag untuk meningkatkan ekspor Indonesia

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.