LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Bank Indonesia Curhat 2018 Bukan Tahun yang Ramah Untuk Ekonomi Nasional

Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku laporan perekonomian Indonesia sepanjang 2018. Gubernur BI, Perry Warjiyo mengungkapkan 2018 bukan merupakan tahun yang baik untuk Indonesia. Perekonomian domestik banyak terpengaruh oleh dinamika global yang penuh ketidakpastian.

2019-03-27 11:26:03
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku laporan perekonomian Indonesia sepanjang 2018. Peluncuran tersebut merupakan tradisi bank sentral di setiap tahunnya.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengungkapkan 2018 bukan merupakan tahun yang baik untuk Indonesia. Perekonomian domestik banyak terpengaruh oleh dinamika global yang penuh ketidakpastian.

"Sejak tahun 2018 dunia tidak ramah, termasuk ke Indonesia, bahkan semakin menjadi-jadi sejak saya jadi Gubernur BI," ujarnya dalam acara peluncuran, di Gedung BI, Jakarta, Rabu (27/3).

Advertisement

Beberapa ketidakramahan tersebut diantaranya adalah The Fed atau bank sentral Amerika Serikat (AS) yang sangat agresif mengerek suku bunga acuannya, perang dagang antara AS dan China, ekonomi global yang melambat, turunnya harga komoditas serta ketidakpastian keluarnya Inggris dari Eropa (Brexit).

Hal tersebut diatas membuat negara-negera berkembang atau emerging market termasuk Indonesia, mengalami kesulitan. Banyak dana asing yang kabur keluar sehingga memukul nilai tukar mata uang di negara emerging market tak terkecuali Rupiah.

Kendati demikian, Indonesia ternyata cukup tangguh menghadapi semua gejolak ekonomi tersebut.

Advertisement

"Kita patut bersyukur, harus bersyukur bahwa kinerja ekonomi Indonesia pada tahun 2018 cukup baik. Stabilitas bisa kita pulihkan, inflasi terkendali, nilai tukar dapat dikendalikan, stabil, bahkan menguat. Stabilitas ekonomi terjaga, mengendalikan defisit transaksi berjalan, stabilitas ketahanan pangan," ujarnya.

Selain itu, Bank Indonesia melihat angka pertumbuhan ekonomi pada 2018 juga berada pada rentang yang cukup baik. "Pertumbuhan ekonomi bisa dijaga momentumnya terus meningkat, 5,13 persen di tengah negara lain alami resesi, ini capaian cukup baik. Meski ekspor masih sulit didorong tapi sumber dalam negeri konsumsi dan investasi bisa ditingkatkan," tutupnya.

Baca juga:
Kredit Bermasalah UMKM Meningkat di Awal 2019
Ketidakpastian Pasar Keuangan Berkurang Seiring Melambatnya Ekonomi Global
Hingga Pertengahan Maret, Total Dana Masuk Capai USD 6,3 Miliar
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,2 Persen di Triwulan I-2019
BI Prediksi Inflasi Maret Capai 0,10 Persen
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 6 Persen, ini Respons Menko Darmin
Uang Elektronik Tumbuh 66,6 Persen Berkat e-Commerce dan Transportasi Online

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.